Miolema Love

Miolema Love

  • WpView
    Reads 252
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 8, 2019
Di ranjang rumah sakit, seorang perempuan tengah terbaring lemah. Disampingnya seorang pria sedang menggenggam tangan perempuan itu sambil menangis. "Gue bodoh!! Kenapa gue baru sadar kalau gue itu cinta sama lo! Bahkan gue takut kehilangan lo!" Ucap pria itu, kemudian mencium punggung tangan gadis itu. DULU ia pernah berjanji, tidak akan pernah menangis hanya karena perempuan. Sekapun itu setetes!! Tapi SEKARANG?? Ia malah menangis hanya karena gadis itu. DULU ia juga pernah berjanji TIDAK AKAN PERNAH TERLALU MENCINTAI seseorang!! Tapi SEKARANG?? Ia bahkan sangat mencintai gadis didepannya dan takut kehilangannya. Terlebih lagi ia sedang memperjuangkan gadis itu agar tidak pergi. Walau DULU.... ia pernah mengabaikannya!! Tapi SEKARANG ia mengubah semua bagian dalam dirinya. Terutama hatinya!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heart to you.(END)
  • GARIS LUKA
  • BROKEN HEART [END]
  • CHAGRIN
  • Pergi Tapi Tidak Pulang [END]
  • Why Should You ?
  • Diary Zofanya
  • Menyerah atau Bertahan?
  • you again ✔
  • Khazia

{WARNING!! FOLLOW DULU YA SEBELUM BACA!!!} Takdir memang nyata dan semuanya berjalan dengan perlahan membuat luka sedikit demi sedikit,Awalnya tak ada yang sadar tetapi lamanya waktu berjalan semua nya terungkap dan menyisakan pilu dimasing-masing hati, yang salah satu dari mereka memutus kan untuk pergi dan berdamai dengan hati. "Persahabatan ini kami bangun sedari kecil sekian waktu sudah kami lewati bersama,semua tentang nya aku tau,cuman satu yang tak ku tau tentangnya dulu,hatinya." _____ "Salah kah aku mengingat mu untuk yang kesekian kalinya,apakah aku membuat mu tak tenang jika aku menangissimu.maafkan aku jika jawabannya iya pada semua pertannyaku tadi.aku tak bisa mencegah kesedihan ini yang datang tiba-tiba dan membuat ku hannya bisa mengenang mu dalam tangisku"batin bunga sembari meniti kan air matanya untuk yg kesekian kalinya.tatapan nya jatuh pada manik mata Arya yg sedang menatap nyasendu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines