Anantia

Anantia

  • WpView
    Reads 233
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 27, 2019
Kira-kira apa yang akan kalian rasakan jika tahu seseorang yang kita sayangi sayang sama orang lain. Marah? Sudah pasti Kecewa? Apalagi Itulah yang dirasakan Elisya Anantia sekarang, ia ingin marah. Namun kepada siapa? Rasanya ia sangat muak dengan kehidupan yang ia jalanin sekarang. Ingin sekali ia pergi jauh, agar sekelilingnya sadar jika dirinya ada buat mereka dahulu. "Lo boleh pergi itu hak lo, apa daya gue yang cuma jadi seongok daging bernyawa yang dijadiin pelampiasan?! Lagian lo juga pedulinkan sama gue? Kalo iya biarin gue tenang disana!" ujar Ana kepada Rian. Hiya-hiya perombakannya sudah siap luncur. Kalian bakal nemu alur yang lain disini. Dan buat kalian yang baca cerita ini bisa melipir ke lapak sebelah. Kalo mau yang jau bisa, kalian bisa mlipir ke akun @dinaafq_. Kalian tahu kenapa harus kesana? Karena dialah emaknya Intan, iya Intan. Sahabat karibnya Ana. Oke? Oke nggak nih? Kalo ok, selamat olahraga jantung✋
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DAKSA LARA
  • Transmigration : Aluna Side Story
  • Felicity [On Going]
  • Behind Bullying [END]
  • I'M MARIANNE [TERBIT]
  • SANA
  • Beware of The Villain
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Shadows of the Main Story
  • BAHAGIA ITU LUKA KU

"Cinta itu tidak harus dipaksakan, biarkan alam semesta yang memberikan arah jalan tersendiri bagi cinta menemukan jodohnya" - Ananta Mahardika. "Perasaan dan cinta itu harus dipaksakan supaya orang yang kita inginkan ga diambil orang" - Ananya Afisa. "Itu namanya pemaksaan" ucap Mahardika. "Biarin aja, sistemnya kan emang dipaksa, bisa, lalu terbiasa" balas Afisa. Ananta Mahardika adalah remaja yang cuek dan tidak memiliki semangat hidup, dia hidup hanya berpacu pada tuntutan orang lain. Meskipun hidup dengan suasana yang suram, dia adalah anak yang memiliki paras yang tampan, dia mengikuti organisasi intra sekolah (OSIS). Sedangkan Ananya Afisa adalah remaja yang ceria, memiliki jiwa ekstrovert dan bercita-cita menjadi seorang pengusaha di masa depan. Afisa remaja yang dunianya penuh warna menaruh perasaan kepada seseorang yang bahkan membenci warna. Mereka berdua merupakan seorang remaja yang sama - sama bersekolah di SMK Negeri Binara. Mereka bertemu dalam sebuah kegiatan tahunan ajaran peserta didik baru. Akankah Ananya Afisa bisa meluluhkan Ananta Mahardika?

More details
WpActionLinkContent Guidelines