PUPIL 💘

PUPIL 💘

  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 25, 2020
" huftt, mengapa aku harus bertemu dengan dia. Padahal mood aku lagi bagus sehabis membaca novel kesukaan ku. Hmm, sepertinya hari ini aku memang sedang beruntung saja " Putri fermiansah Ginting. " Mengapa mukanya keliatan seperti Ingin memukulku? Padahal dia duluan yang senggol badan ku. Dasar cewek sgm, otaknya keknya harus di cuci deh biar bersih dan terpakai dengan benar " Pilipus Hendra Juan. Mereka berdua saling berpandangan-pandanga. Dimana mereka menatap dengan tatapan yang sengit, se olah saling menyalahkan akan kejadian sengol-menyenggol tersebut. Dimana mereka akhirnya saling Buang muka dan melanjutkan aktivitas mereka yang tertunda. Akankah takdir mempersatukan mereka yang saling bertolak belakang? Atau takdir lah yang memisahkan Mereka pada ada akhirnya? bagaimana kah kisah mereka, ikutin terus ceritanya ya ,salam dari putri. author -DILARANG MENJIPLAK KARYA SAYA -JANGAN LUPA VOTE YAAA😁😁😁
All Rights Reserved
#645
putri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Seperti Odong-Odong
  • Takdir
  • Amanda
  • OVIANNA
  • Pers Kampus 2.0✔
  • Let It Fall [Tamat]
  • True Love??!
  • ZIA-IE
  • Hanromania
  • COUPLE IN LAW [COMPLETED]

"Eh, tau ngga sih. Tadi, Si A nembak gue," kata seorang cewek yang barusan aja ditembak, heboh. "Hah?" Temennya ngejatohin piring yang sedang dipegangnya ,syok. "Sumpah lu? Beneran?" "WOY!!! ITU KENAPA PIRING NYOKAP GUE LU PECAHIN?" teriak cewek yg barusan aja ditembak, emosi. "Yah, maaf deh. Lu sih, ngagetin gue." "Udah, udah." Temennya yang lain mencoba menengahi. "Jadi bener Si A nembak lu?" Cewek yang habis ditembak mengangguk pelan sambil bersihin serpihan piring yang berserakan. "Langsung?" Cewek yang habis ditembak menampakan senyum sok manis, lalu mengedipkan matanya bak orang yg udah lama gak minum obat cacing, "Iya." "Hah?" Temennya yang kagetan ngejatohin gelas yang baru aja dipegangnya. "Di-dia nembak lu langsung?" "HEH!!! ITU KENAPA GELAS NYOKAP GUE DIPECAHIN JUGA?!" "M-m-maaf. Lu sih, bikin kaget gue mulu. Kan lu tau gue orangnya kagetan. Kemarin aja, gue mecahin kepala orang. Gara-gara pas lagi megangin tuh kepala, gue dikagetin. **** [Maaf, masih tahap belajar. Jadi, jika kalian melihat ada kata-kata atau kalimat yg aneh, mohon dimaklumi. Karena, ternyata mencari pembimbing yang bisa ngajarin gue nembok itu susah.] . . [Untuk kalian yang udah baca matur nuwun. Tanpa kalian, gue hanyalah remahan gorengan kemarin sore.] . . [Tolong ketika kalian baca, jangan lupa sempetin waktu sedetik kalian buat vote yah. Pliiisss, pencet tanda bintang. Ingat bintang. Bukan, idung atau udel temen sebelahmu.] . . [Sekali lagi, muuucih.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines