DAVINA (COMPLETED)

DAVINA (COMPLETED)

  • WpView
    Reads 37,932
  • WpVote
    Votes 1,709
  • WpPart
    Parts 52
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 15, 2022
Terbelenggu oleh rasa yang mengikatnya pada seseorang di masa lalu, dan bayang-bayang akan kenangan indah bersama seseorang di masa lalunya memaksa Davina membangun dinding pembatas antara dirinya dan orang-orang yang berada disekitarnya, juga terhadap laki-laki yang datang di kehidupannya. Sikap dingin yang Davina tunjukkan membuat laki-laki yang menyukainya urung untuk mengungkapkan perasaannya dan memilih untuk menguburnya dalam-dalam. Banyak laki-laki yang menyembunyikan perasaan-nya terhadap Davina. Namun, berbeda halnya dengan Naufal, dengan beraninya ia masuk ke dalam kehidupan Davina, selalu mengganggu Davina dan Menjadi Laki-laki termenyebalkan yang pernah Davina temui. Mampukah Naufal membuat Davina bahagia dan menjadikan Davina menjadi miliknya? Atau malah sebaliknya? Naufal kembali membuat Davina terbelenggu dan terjebak dalam perasaannya? Want to know? Let's read this story! DON'T COPY MY STORY! DON'T FORGET TO FOLLOW, VOTE AND COMMENT. *~*~* Started : September 2019 Completed : Juli 2020
All Rights Reserved
#4
davina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • HAFI & NABILA [REVISI]
  • My Psycopath Man (Sudah Terbit)
  • Change My Mind
  • DiaNda (END)
  • Gone(✔)🔚
  • My Popular Husband [SUDAH TERBIT]
  • GITA OLIVIA [END]✅
  • LOVE YOU MY ICE [END]
  • Dia dan Ilusiku [Completed✔]

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines