Rindu Yang Tak Berujung

Rindu Yang Tak Berujung

  • WpView
    Reads 365
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 10, 2019
Nyata nya dunia terlalu kejam untuk orang lemah seperti rayna "I'm hate my life!!"....mungkin banyak orang yang mengatakan kehidupan rayna sangat beruntung tinggal dikeluarga yang sangat menyayangi. namun semua yang ada dipikiran orang orang salah rayna selalu tertekan hidup dikeluarga itu setiap hari reyna selalu mendengar keributan yang dibuat oleh kedua orangtuanya,lalu mamah rayna memutuskan untuk kerja diluar kota tanpa sepengetahuan dari papah rayna. Rayna selalu menceritakan kisah keluh tentang kehidupannya pada azka.namun,pada saat rayna kelas 3 smp rayna menceritakan pada azka bahwa diantara temen sekelasnya itu ada yang menyukai rayna.Raynapun bingung cowo itu bener menyukai rayna apa hanya membuat rayna baper sja. Dan siapakah seseorang yang menyukai rayna?Dan bagaimana kah tanggapan azka pada saat rayna menceritakan ada seseorang yang menyukainnya?Seperti apakah cerita selanjutnya?yuk jangan lupa ikuti!.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AFTER RAIN : 10 YEARS LATER [☑]
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • Rainangkasa #2 [END]
  • Rannia√
  • Kapasitas Semesta
  • COMPLICATED
  • This City
  • Hilang
  • Lingga [SELESAI]

[SEQUEL BOY UNDER THE RAIN] "Love you no matter what." Rein, gadis penulis novel yang masih saja menaruh hatinya kepada Radin mungkin percaya pada kalimat itu. Masih ada cinta dan ketulusan di dunia ini. Hanya saja begitu berbeda dengan Radin, seakan sebaliknya, kesakitan di masa lalu berhasil membuat laki-laki itu menutup diri jauh lebih dalam lagi. Tak ada lagi Radin yang ceria, tak ada Radin yang tersenyum tulus dengan mata berbincar. Hidup dalam kepura-puraan dan mengingkari perasaan adalah hidup bagi Radin yang sesungguhnya. Hingga semua yang dulunya menghilang kini perlahan datang, seakan meminta untuk diingat dan menghancurkan dirinya perlahan-lahan. "Gue enggak bodoh, gue enggak mau dihancurkan kedua kalinya oleh masalah yang sama." -Radin Anggana-

More details
WpActionLinkContent Guidelines