Bunga Terakhir

Bunga Terakhir

  • WpView
    LECTURAS 22,370
  • WpVote
    Votos 2,185
  • WpPart
    Partes 24
WpMetadataReadConcluida jue, jul 28, 2022
WpInfo
Fanfic
SOTUS
"Aku menyayangi adikku dengan sepenuh hati. Apapun akan kulakukan demi membuatnya bahagia, termasuk mendapatkanmu." - Singto. "Aku akan selalu melindungi kakak tercintaku. Siapapun yang berani melukainya, akan berhadapan denganku." - Sea. "Aku tidak tahu diriku begitu berharga sampai aku bertemu kalian." - Krist. cr pict: @2amrainfalling
Todos los derechos reservados
#75
kristperawat
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • [35]. Revenge [ Krist x Singto ]
  • Bloody Love
  • Hot Daddy
  • [18]. Me Et Illum [ You're Mine ] [ Krist x Singto ]
  • In Between [Singto X Krist - Completed]
  • Unconditional Love [One shot]
  • I DON'T KNOW YOU (PERAYA) [END]
  • Stay with me (Tamat)
  • [19]. KLADESTIN [ Krist x Singto ]
  • [4]. Love Love You [Krist x Singto]

[ completed ] "Phi Sing, aku sangat mempercayaimu kau tahu itukan?" Pria berkulit Tan itu mengganggukan kepalanya, sembari mengusak rambut pria manis itu pelan, "Ya, aku tahu." ** "Aku tidak mau tahu, kau harus bisa membunuhnya buat semuanya seolah-olah kecelakaan." suara asing sesosok wanita itu terdengar cukup menyeramkan di dalam ruangan itu, akan tetapi tidak dengan pria yang tengah menyembunyikan dirinya di dalam lemari, pria itu membukam mulutnya sendiri dengan telapak tangannya. menyembunyikan isakan pelan yang keluar dari mulutnya. ** "Dia sudah mati, mobilnya terjatuh tepat di jurang itu dan meledak begitu saja." "Kau yakin?" "Iya." "Apa kau tidak merasa senang?" Pria itu hanya berdiam diri, dan melangkahkan kakinya dari tempat itu, tanpa mengatakan sepatah katapun lagi. ** Sesosok pria manis, bertubuh ramping menatap seseorang yang berdiri dari kejauhan, pandangan mata pria manis itu tampak meredup, sebelum tersenyum sinis pada pria itu. "Kau harus merasakan apa yang aku rasakan, kau harus mati Singto Prachaya!" ** Warning!! Cerita ini mengandung unsur Yaoi / Boyslove / Boyxboy, Mpreg, adegan kekerasan, kata-kata kasar, mature content.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido