We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
AzkaNa dan Ruang Nostalgia

AzkaNa dan Ruang Nostalgia

  • WpView
    Reads 123
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 14, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Anastasia : "Kata Azka cinta itu tidak pakai pamrih.Kalau cinta ya cinta saja.Tidak perlu memaksa orang yang kita cinta,mencintai kita.Saya heran padanya jagat raya...kok ada ya laki-laki se-tegar dirinya?" Azka : "Saya lebih bingung dengan pemahaman Nasya,kata gadis itu, cinta adalah perjuangan.Sebab, semua perjuangan itu ada untuk bisa mencapai tujuan.Dia tidak tahu saja,ada kalanya perjuangan itu tidak boleh diteruskan saat 'cinta' sudah menemukan labuhannya untuk tinggal.Ada kalanya perjuangan itu adalah alasan bodoh yang manusia pakai untuk meyakinkan hatinya,bahwasannya cinta akan datang padanya di waktu yang tepat.Ada kalanya perjuangan adalah kedustaan yang dibungkus rapi dari hati yang menuntut cinta untuk memberinya yang lebih.Padahal cinta itu sederhana, sesederhana saat kamu memberinya tanpa pamrih!" Jagat raya...satukan mereka.Jadikan mereka AzkaNa yang tak terpisahkan oleh siapapun dan apapun. --------- Happy reading Salam hangat, Meifazira
All Rights Reserved
#564
perempuan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • Mas! || ThomasKong✔
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Abimana Si Musang [BL] (lengkap)
  • Frozen Heart [HIATUS]
  • Me And Arza [REVISI]
  • BY MY SIDE
  • UnPerfect Couple [End]√

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines