Story cover for Sky by ZNR1409
Sky
  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
Complete, First published Feb 11, 2019
Dimas Raditia Erlangga.


Dia itu ibarat langit.terangnya memberi kehangatan dan sisi gelapnya yang memukau.terkadang warna jingganya menawarkan kebahagianaan walau hanya berlangsung sesaat.terangnya memberi kehangatan gelapnya mendamaikan senjanya menenagkan hujannya mengundang rindu dan air mata namun setelah itu ia akan memberi warna warna indah yang di sebut pelangi.
All Rights Reserved
Sign up to add Sky to your library and receive updates
or
#56mariposa
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Pelangi untuk Hujan(on going)  cover
Langit Yang Tak Lagi Biru cover
LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG  cover
Hues of You cover
Pelangi sehabis hujan cover
Never Be The Same cover
MERVIN ( COMPLETE ) cover
cewek cupu cover
Rain And Tears [Proses Revisi] cover
Alkara ( Terbit) cover

Pelangi untuk Hujan(on going)

16 parts Complete

"Peluk gue Hujan!" "Jangan mati sekarang BODOH!" "Bunuh gue Bumi biar bisa bareng terus!" "Bunda,Bunda.Gelap.Karena warna Awan hilang!" "Cepat berdamai Hujannya Pelangi,biar Hujan lebih bahagia kedepannya" Lo berubah Pel"Itu suara Bulan,dia mengatakan itu dengan isakan karena tidak ada sahutan apapun dari pelangi membuat Bulan semakin terisak.Untung sesuana cafe siang ini tidak terlalu rame itu memudahkan mereka untuk saling bicara tanpa memikirkan pendapat orang lain."Lo ga seperti Pelangi yang gue kenal,lo beda dan lo bukan Pelangi sahabat gue."Untuk satu kalimat dari Bulan membuat Pelangi tersenyum,dia menatap Bintang sebentar dan mengalihkan padanganya kepada Bulan."Bukan gue yang ga lo kenal,tapi lo memang ga kenal gue dari awal"satu tarikan nafas dan kekehan membuat Bulan menatap Pelangi, sedangkan Pelangi yang ditatap hanya diam dengan muka datar."Maaf, maaf,maafin gue,gue tau gue salah tapi tolong jangan hukum gue seperti ini."Bulan makin terisak,air matanya sama sekali tidak membuat pelangi kasian,tapi entahla mungkin hanya Pelangi yang tau apa yang dia rasakan saat ini.Bintang sendiripun merasa sangat bersalah atas semua ini,dia juga mengambil peran penting dalam semua hal perubahan yang terjadi pada pelangi."Makasih,gue pergi.Jangan cari gue lagi,karena Pelangi yang kalian kenal sudah mati."