SALAHKU

SALAHKU

  • WpView
    Reads 162
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 29, 2019
Hi, Guys! Banyak yang bilang, masa remaja adalah masa yang paling indah. Yups, that's right! Coz itu masa ketika segala potensi kita mulai terlihat, dan menampakkan diri lebih tinggi. Zianita kholimatul af'al gadis cantik, baik, pintar, bertalenta. Tetapi ia sangat polos sebelumnya tak mengerti arti cinta. Apa itu cinta? Ia cuman tahu kalo cinta itu "pacaran" yang hanya buang-buang waktu, menukar kata-kata manis, dan belum tentu realitanya juga manis. Tiba-tiba datang seorang cowok yang selalu nampak dimata dan juga pikirannya. Serta hatinya berkata "Perasaan apa ini?" Sebelumnya ia belum merasakan. Faris amarudin merupakan sahabatnya dari kecil. Ia menyukai zian sudah lama. Tapi zian tidak tahu, ia menganggap semua itu teman (netral). Pada akhirnya faris mengungkapkan apa yang ada di unek-uneknya kepada zian. APAKAH ZIAN AKAN MENERIMA FARIS MENJADI SOSOK SPESIAL DIHIDUPNYA, ATAU COWOK YANG BARU DIKENAL YANG SELALU NAMPAK DIINGATANNYA. AYO IKUTIN CERITANYA ^_^
All Rights Reserved
#82
cinlok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He's My Best Friend [END]
  • THAKSA (On Going)
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • AYUSHITA [END]
  • GARIS SUNYI YANG BERTAUT
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Together Towards Our dream
  • Zivanna
  • IGNIS
  • ZAVI & AZA

Sudah [Tamat] ⚠️HARAM PLAGIAT" Aku nggak pergi. Aku hanya ada di hati kamu untuk sekarang,besok,dan selamanya," "I love you, Aretha Nararsya. You are the only one and forever." Aretha teringat kembali memorinya dengan Kara dan masih mengingat dengan jelas tatap teduh dari cowok itu. dia tersenyum hangat. Kemudian berkata "I love you Saskara Arkana. You are in my heart for now and forever." Aretha menatap makam itu dengan senyum hangat, lalu dia berdiri kaget melih Alva dengan tatap kosong sambil menarik tangannya memasangkan sesuatu di tangannya. "Dari Kara. Jangan untuk selamanya sampai mendapatkan cinta yang sejati. Simpan baik baik jika telah menemukan cinta itu." "Ayo sekarang kita ke bandara," ajak Alva mengulurkan tangannya pada Aretha. Aretha menerima tangan Alva tanpa sadar air mata itu lolos dari pertahanan kelopak mata Aretha. Semeliar angin menerpa wajah seorang menangis tertahan, dia masuk kedalam mobil matanya masih tertuju pada gundukan tanah itu walaupun mobilnya sudah berjalan jauh. "Aku tunggu kamu kembali dengan versi yang berbeda." _Saskara Arkana Krismantara_

More details
WpActionLinkContent Guidelines