Sekuat Hati dan Sekuat Tenaga

Sekuat Hati dan Sekuat Tenaga

  • WpView
    Reads 3,185
  • WpVote
    Votes 897
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 2, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Amanda Rosliana Purba merupakan anak yang paling pintar di sekolah. Setiap tahun ia selalu mendapat predikat juara satu umum. Semua teman-temannya takjub, setiap hari selalu ada saja yang minta diajari tentang beberapa materi yang mereka tidak pahami. Banyak orang menganggapnya sempurna, otak cerdas, muka cantik, memiliki kedua orang tua yang sangat baik dan selalu memberikan apa yang diminta. Sampai suatu hari saat pengumuman kelulusan tes jalur undangan keluar. Ternyata hasilnya semua siswa yang dari sekolahnya tidak ada yang lulus, termasuk Liana. Ketidak lulusannya itu mengubah segalanya, beberapa temannya mencibir, mereka mengira dirinya dulu bisa juara karna mencontek, dan juga orang tuanya terus-terusan marah sekaligus menyuruhnya ikut kerja ke ladang.
All Rights Reserved
#821
kecewa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dancing for the Star [TAMAT]
  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • HALOALKANA
  • HANNA
  • CEZALINE
  • The Mistake of My Life
  • Destiny of Asgardian✓
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Aku yang Ada Di Antara Kalian (Sudah Revisi)

Adara, seorang gadis berusia 15 tahun, merasa bahwa dirinya buruk rupa, apalagi ketika orang-orang membandingkannya dengan Ananda, abangnya yang merupakan cowok pintar, tampan, dan rajin. Adara merasa bahwa abangnya sempurna, tidak seperti dirinya. Adara sering merasa minder dan insecure karena merasa tidak punya hal yang bisa dibanggakan, kecuali menari. Adara suka menari, tetapi ia tidak percaya diri jika harus menari di depan banyak orang. Ia merasa malu pada penampilan fisiknya yang menurutnya tidak menarik. Suatu waktu, ada lomba menari yang diadakan oleh SMA tempat Adara bersekolah. Marvelo, sahabat Adara, sangat mendukung Adara untuk mengikuti lomba tersebut. Tadinya Adara tidak mau mengikuti lomba tersebut karena tidak percaya diri, tetapi suatu kejadian besar menyangkut Marvelo membuat Adara mau mengikuti lomba tersebut meskipun dirinya masih sering minder dan sulit untuk percaya diri. Apakah Adara bisa melawan rasa takutnya untuk tampil percaya diri? Adara berharap ia bisa keluar dari rasa takutnya dan bisa memandang dunia dengan percaya diri. *Naskah ini diikutsertakan dalam dalam Writing Marathon Seluna

More details
WpActionLinkContent Guidelines