Ordion's Hunter

Ordion's Hunter

  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 9, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Pembunuh ... kata itulah yang ingin Zeyn hilangkan dari kehidupannya. Masa lalu memang menyebalkan, bukan? Bahkan ketika pemuda rupawan bermanik mata biru itu, telah merubah hidup yang ia genggam. Sejarah kelam, dari riwayat kehidupannya, akan tetap membekas. Bagai jejak kaki di atas pasir. Tak peduli, meski ia harus menentang kenyataan yang dunia berikan padanya. Zeyn tidak mau, dan tidak akan berhenti berjuang. Mempertahankan apa yang ia sebut sebagai kebenaran. Lagipula ... dia berada dalam posisi, menghindar tak dapat lari, dan melawan artinya mati. Haruskah orang seperti dia menertawakan takdir? prolognya, diperlukan niat yang dalam, untuk membaca cerita ini. Coba aja dulu ... nanti juga tau jawabannya^_^ Ordion Hunters By: Meima U.H
All Rights Reserved
#444
darah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dari Luka Untuk Tawa✓
  • Cerita Tentang Zeeya
  • ALEYA~~
  • 𝔄𝔰𝔥𝔢𝔰 𝔬𝔣 𝔱𝔥𝔢 𝔉𝔞𝔩𝔩𝔢𝔫
  • Aku Memilihmu [𝙊𝙧𝙞𝙜𝙞𝙣𝙖𝙡] ✔
  • crazy, you guys are crazy
  • SIRAUT SIRAH [REVISI]
  • Di Balik Bayang Asa
  • Red String
  • (IVE) Rebirth In Apocalypse

Terimakasih luka ... Walau datangmu tak pernah jadi harap, Walau adamu selalu menjadi tangis, Tapi, berkatmu aku sadar ... Tak ada bahagia selagi kau belum terlihat. Jangan bersedih, luka ... Karena hadirmu adalah mutlak. Dan aku tak bisa menolak. Sebab, kau akan menjadi sumber, akan datangnya bahagia suatu hari nanti. Ya, masih nanti ... Entah kapan tepatnya. _Kenta Senjaya_ °°° Hidup di dunia itu selalu berdampingan. Seperti contohnya, tawa akan selalu berdampingan dengan luka. Jadi, jangan terlalu bahagia jika tak ingin terluka lebih banyak. Ini tentang kisah remaja 16 tahun yang selalu terlibat dengan drama kehidupan. Bangkit untuk jatuh, tertawa untuk menangis, bertemu untuk kehilangan, dan begitu seterusnya. Karena nyatanya Roda kehidupan akan terus berputar. Siap tak siap remaja 16 tahun ini harus tetap menghadapinya. Konflik kehidupan tak akan pernah berhenti jika nafas masih berhembus. plagiat silahkan minggat! Murni karya sendiri. Jangan lupa vote dan coment nya. Terimakasih untuk yang sudah berkenan mampir di cerita ini. Salam: Shinyaya ©2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines