GRACE
  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 4, 2022
"Aku janji, akan pergi kok.... Kamu tenang aja" ucap gadis itu sambil tersenyum " Kalo ke bahagian gw, dengan Lo menghilang dari hidup gw, apa Lo sanggup?" Ucap pria pertama itu tegas Grace hanya tersenyum dan berkata "... Hmm.. kalau begitu..... aku akan menghilang.. katakan pada waktunya.. dan saat itu juga aku jamin... Aku menghilang dari kehidupan mu... (Bukan hanya dari hidup mu tapi dari dunia ini)... " sambung Grace dalam hati "Gw pegang kata kata Lo... Jika tidak..." Ucap pria kedua itu dengan lantang "Jika aku langgar, kamu bisa bunuh aku saat itu juga... Simpan pistol ini... Jaga dengan baik oke? Kalau aku langgar, tinggal kamu tembak, lalu kamu tinggal buang aja mayat aku ke jurang dehh.... Ngak ribet kan? Ntar kalo ketauan sama polisi, bilang aja kalo aku ini bunuh diri oke? Ngak ribet aku mah.... Tapi kalau polisinya ngak percaya, ntar aku kasih surat wasiat dehh..... Tenang oke? " Ucap gadis itu dengan senyuman sambil menyerahkan pistol ke pria pertama Mendengar ucapan gadis itu kedua pria itu hanya diam, dan memandang gadis itu dengan penuh tanda tanya "Apa aku harus percaya, atau ini cuman akal akalan nya saja?" Ucap pria kedua dalam hati " Aku sayang kalian, terkadang aku berpikir apakah aku beneran sayang sama kalian atau ini hanya semacam obsesi, mungkin karena aku merasakan cinta sebesar ini pada kalian, Ya... Walaupun kalian tidak merasakan hal itu padaku, tapi tidak apa apa, yang terpenting kalian bahagia, dan aku juga bahagia..." Ucap gadis itu dalam diam sambil memandang kedua pria tersebut, sambil tersenyum dan berkata "... Jangan lupa bahagia ya... Aku pamit, Tugasku sudah selesai dan aku juga tidak dibutuhkan disini... Dan terakhir kalinya aku cuman mau bilang terimakasih sudah mau menerimaku walaupun sesaat.. Sampai jumpa, dan aku harap kalian selalu bahagia... " Ucap gadis itu lalu pergi Dan benar sejak saat itu, Gadis itu tidak pernah muncul di kedua kehidupan pria itu "Apakah aku menyesal?"
All Rights Reserved
#165
berandalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • SERENDIPITY : a Fact
  • K.I.T.A
  • VINDEYLI
  • Breathe
  • Rannia√
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • Sejenak Luka

•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~• "Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren." Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya. "Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya." "Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini." Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian. "Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi." Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya. "Kamu serius sayang?" "Iya Yah." "Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan. ~•~•~•~•~•~•~•~•~• •~•Star 08/07/2022•~• •~•Finish 22/08/2022•~• ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️follow dulu sebelum baca. ⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita. ⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran •••••RANK••••• # 3 fiksiremaja # 2 fiksiremaja # 1 brother

More details
WpActionLinkContent Guidelines