oneshoot.
Di hadapanku berdiri suamiku dan 'kekasihnya'.Aku bimbang. Haruskah aku lari terbirit-birit dan menangis sepanjang jalan? Ataukah aku harus memaki mereka lalu menumpahkan jus jeruk pada muka mereka? Atau aku harus diam seperti keledai dungu? Ayolah otak sialan. Berpikirlah semampumu!
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Bolehkah aku disisimu? Meski kau menganggapku begitu, tapi, bolehkah aku mencintaimu? Meski kau mencintai sahabatku, bolehkah aku mencintaimu? Aku tahu kau tidak memandangku sedikit pun, Naruto-kun
Hyuuga Hinata