Story cover for NEVER MIND by vanesagatha
NEVER MIND
  • WpView
    reads 185
  • WpVote
    Stemmen 53
  • WpPart
    Delen 5
  • WpView
    reads 185
  • WpVote
    Stemmen 53
  • WpPart
    Delen 5
Lopende, voor het eerst gepubliceerd feb. 12, 2019
Hyunji mengagumi seseorang. Bukan. Dia tak hanya sekedar mengagumi. Dia sudah cinta lebih tepatnya. 

Tanpa sadar dia telah tenggelam terlalu dalam. Jauh dari apa yang terlihat di permukaan.

 Tapi, apakah seseorang yang dicintainya juga bisa mencintainya? atau hanya mengganggapnya sebagai seorang 'teman'?
Alle rechten voorbehouden
Meld je aan om NEVER MIND aan je bibliotheek toe te voegen en updates te ontvangen
of
#768jin
Inhoudsrichtlijnen
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
Slide 1 of 9
June | PJM cover
Rumit [END] cover
Annyeong Jimin [Completed] cover
Pissed Off » pjm cover
It's Hurt ▪Kookga cover
BestFriend [REVISI] - BTS BROTHER (END) cover
IDOL (우상) ;Pjm [END✔️] cover
Black and white Love #Kookjin (End) cover
I Fell On Your Charm [REVISI] cover

June | PJM

54 delen Compleet Voor volwassenen

"dia adalah separuh lainnya, tetapi terserah padanya untuk memutuskan apakah dia akan menjadi sisi yang lebih baik atau lebih buruk darinya." gadis itu memandangnya berdansa setiap malam, dalam diam. Satu yang ia tak tahu adalah, laki-laki itu menyadarinya. ---- "Dia teman kecilku. Seseorang yang sangat kusayangi." Ucap June Keheningan, lagi. "Kau tahu", Jimin memulai, "Kebetulan aku juga punya teman seperti itu. Seseorang yang sangat kusayangi." Sebuah jeda. "Bunga ini untuknya." Untuk dia? "Aku menjenguknya di rumah sakit. Kupikir aku harus membawakannya bunga meskipun aku tahu dia membencinya." Dia tertawa, tetapi tawa itu tampak kosong, tidak banyak kebahagiaan yang bersembunyi di baliknya. "Tapi kurasa dia benar. Bunga itu awalnya cantik, tetapi ketika mereka mulai layu, mereka hanya akan menyisakan kenangan tentang betapa indahnya mereka dulu." Jimin terus berbicara, June sudah mulai menampar dirinya sendiri dalam pikirannya karena terlalu dangkal tentang segala hal. Mengapa dia begitu peduli tentang hubungannya dengan Boyoung? "June", Jimin menoleh, mata cokelat gelapnya menatapnya. "Foto yang telah kita bicarakan sebelumnya, diambil pada tahun 2015." ---- sebuah cerita tentang self-love dan self-destruction