Kau Rumah

Kau Rumah

  • WpView
    Reads 180
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 31, 2019
Senja Mahesswara, gadis yang memiliki mata hitam pekat. Seperti kopi tanpa gula pertanda duka. Gadis belia yang diam-diam berlinang air mata ketika malam tiba. Karna teringat orang tuanya yang tak lagi tinggal bersama. Senja juga kecewa saat dia tahu bahwa ia mencintai orang yang sama dengan sahabatnya. Namun, ditengah masa-masa rapuhnya. Ada seseorang yang datang tak diundang dari pintu belakang. Memaksa Senja untuk keluar dari zona yang penuh kenang dan juga mengekang. Dia adalah Bumi Mahessa Putra. Lelaki tangguh yang tak kenal pasrah. Tak peduli sekalipun ia lelah, sebelum Senja luluh dan berlabuh ia tak akan menyerah. Satu hal yang membuat Bumi bersyukur adalah ketika ia berhasil membuat Senja betah dan mau diajak menikah. "Aku tak tahu harus kemana ketika lelah, bagiku tak ada lagi rumah." -Senja Mahesswara- "Aku, manusia yang suka makan nasi padang adalah tempatmu untuk pulang." -Bumi Mahessa Putra-
All Rights Reserved
#266
senja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TAKDIR YANG TAK TERDUGA [TERBIT]
  • WANITA CADAR PILIHAN CEO
  • Screat Captain-completed
  • ReSe
  • RAHASIA CINTA [ON GOING]
  • SEMESTA YANG KU CARI
  • Janji Diujung Doa

Mengisahkan seorang gadis bar bar dan pecicilan yang jatuh cinta dengan seorang anak kyai yang kelakuannya sangat bertolak belakang denganya. Tapi setiap hari gadis ini hanya mendapatkan penolakan, hingga akhirnya sadar dan memilih untuk mengejar cinta Allah dulu sebelum mendapatkan cinta laki-laki itu. "Saya tidak akan pernah mau menikah dengan perempuan modelan seperti kamu." Saat laki laki yang di sukai mulai luluh munculah seorang sahabat lama dari gadis itu yang ternyata juga sama sama menyukai laki laki tersebut. Dan saat itulah perasaan gadis bernama Tania di uji seperti kisah Salman Al Farisi. "Saya mencintaimu dan secepatnya ingin mengkhitbahmu." "Gus, jangan egois, dari kisah ini pasti akan ada yang tersakiti, dan saya memilih saya yang tersakiti daripada anda menyakiti sahabat saya." Apakah gadis yang bernama Tania itu harus mengalah demi sahabatnya? Atau apakah Tania dan laki-laki sholeh bernama Gus imam ini bisa bersatu setelah perasan masing-masing di uji? HAPPY READING SEMOGA SUKA JANGAN LUPA BACA BIMILLAH SEBELUM MEMBACA

More details
WpActionLinkContent Guidelines