
"Apa itu cinta?" tanya bibir kecilku yang terlampau polos kepada teman-teman kecilku. "Entahlah! tetapi yang sering aku dengar sih rasanya dadamu seperti mau meledak! kau juga akan senyum-senyum sepanjang hari sambil memikirkan orang yang kau cintai.Kedengarannya menyenangkan!" jawab teman kecilku dengan antusiasme yang terlihat jelas di mata mungilnya. "kedengarannya menjijikkan." Balasku dengan datar. Ironi.Orang yang tidak percaya cinta sepertiku malah selalu mendapat masalah yang biasa disebut "jatuh cinta".Masalah tersebut selalu datang bertubi-tubi padaku ibarat hujan peluru. Tidak disangka bukan? orang seperti aku ini malah yang paling banyak merasakan sakit akibat "cinta". Tentu saja,masalah-masalah ini menumbuhkan pertanyaan yang muncul di benakku yaitu "Apakah dia orang yang tepat?" Sayangnya,kenyataannya berbalik 180 derajat dari apa yang selama ini aku pikirkan. Aku,seseorang yang tidak percaya cinta,selalu "jatuh cinta" dengan orang yang salah.Todos los derechos reservados
1 parte