Seberkas Luka Saat Engkau Memilih Pergi

Seberkas Luka Saat Engkau Memilih Pergi

  • WpView
    Reads 115
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 23, 2019
WpInfo
Poetry
Masih tentang cinta yang kerapkali bersanding antara suka dan duka. Melahirkan harapan-harapan baru menuai kenangan hingga terlahir kerinduan serta penyesalan. Bumbu-bumbu rasa getir menyelimuti hati saat pujaan hati memilih pergi dan berlalu tanpa mengubris setengah isi hati orang yang masih harap-harap cemas terpotang-pating jalan asmaranya. Hingga saat raga hanya mampu menyaksikan sebuah punggung berlalu sambil membayangkan kepulan-kepulan masa lalu yang ia sebut kenangan. Apa kabar hati yang menjerit dalam diam?
All Rights Reserved
#138
lara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Just Words
  • hati yang tak pernah di pilih [END]
  • My Poems!
  • Naura & Lukanya
  • Yang Amerta di Dalam Aksara (HIATUS)
  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • Semua Yang Sirna
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai

Hanya gambaran perasaan yang coba dituangkan lewat tulisan. Tidak bermaksud menyinggung, melukai atau bahkan membawa luka lama dari masa lalu. Aku pernah mengalami, dan mungkin kau pun pernah. Kecewa, marah, terluka, sedih, benci, kehilangan, dikhianti, ditinggalkan, dicampakkan, semua hal yang membawa luka dalam. Mari kita ikhlaskan saja apa yang sudah terjadi. Terima saja, cobalah menjalani, disaat kau sudah terbiasa maka luka itu tidak akan terasa sesakit dulu lagi. Karena kau butuh kedamaian dan lembaran baru. Love yourself.

More details
WpActionLinkContent Guidelines