Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
LIARA
  • WpView
    LECTURES 300
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Chapitres 8
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., sept. 4, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku minta nomor ibumu dong, aku ingin meminta sesuatu padanya "ucap sang laki-laki "Jangan macam macam kamu, mau minta apa kamu sama ibuku," tanya Liara bingung "Aku hanya ingin meminta dia mempercayakan putrinya ini padaku," jawab laki-laki sembari tersenyum Pipi Liara memanas dan berubah warna seperti tomat karena ucapan laki-laki barusan, sampai sampai untuk menutupi kegugupannya Liara mengembungkan pipinya yang justru akan semakin kentara. Laki-laki itu gemas dengan sikap malu malunya Liara dan mencubit pipi Liara yang sedang berkamuflase seperti tomat itu. Tindakan laki- laki itu bukan malah meredakan warna pipi Liara justru malah membuatnya semakin memerah, "Kalau gitu aku pulang dulu yaa, bye " ucap Liara buru- buru pergi Laki- laki itu hanya tertawa terbahak melihat Liara yang sedang salah tingkah.
Tous Droits Réservés
#84
spesial
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Become a Parent's [END]
  • LEARA
  • Gardenia | END
  • DANGEREUX
  • The Tomboy Girl
  • Sweet Combat
  • PRETTY.DANGEROUS.SAVAGE {✓}
  • DAKSA [END]
  • FIGURAN GIRL ( LENGKAP )
  • CALVANDER [SUDAH TERBIT]✅

Silahkan Follow dulu sebelum membaca... [Cerita ini murni pikiran saya sendiri, don't copy my story! Maaf jika ada kesamaan nama tokoh, ataupun kata-kata dalam cerita] • • • Cuaca malam yang dingin, seorang remaja laki-laki tidak sengaja mendengar suara tangisan saat ingin pulang ke rumah nya sehabis berkumpul dengan teman temannya di markas mereka. Dia penasaran dan mulai berjalan mendekat ke arah suara itu berada. Setelah tiba, remaja lelaki itu tampak terkejut karena ternyata dia melihat ada seorang bayi laki-laki yang menangis sendirian ditengah malam yang mencekam ini. "Bayi?" batinnya bertanya-tanya. Dia bingung dengan pikirannya sendiri, ingin menghampiri tapi..... Karena tidak mungkin dia tiba-tiba membawa seorang bayi ke rumah nya, dengan tega akhirnya dia memilih untuk segera pergi dari sana sebelum ada yang menyangka aneh-aneh tentang dirinya dan bayi itu. Saat ingin melangkah pergi tiba tiba bayi yang berusia sekitar 1 tahun itu memanggil nya..... "PAPA!" ucap bayi itu. •

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu