Sebuah Nama

Sebuah Nama

  • WpView
    Прочтений 11
  • WpVote
    Голосов 2
  • WpPart
    Частей 1
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published птн, фев. 15, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku tahu, bahkan paham sekali tentang arti nyaman yang sedang kurasakan, tak perlu menjauh atau memusuhiku, bila kau merasa tak nyaman denganku, cukup katakan padaku, dan aku kan menghilang dari pandanganmu." Masih terngiang di telinga Dian, ucapan Romi. Kini sudah tiga tahun berlalu, sejak Dian dan Romi tak satu sekolah lagi, hingga membuat komunikasi antara mereka terputus karena kesibukan pribadi masing-masing. No ... Thats lieeee ... Dian sengaja menghindar dari Romi, itulaahp kenyataannya. Dan sekarang takdir mempertemukan kembali mereka sebagai mahasiswa baru di salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya. Penasaraaaaan ... Jangan pelit bintang ya ...
Все права сохранены
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Crazy Marriage
  • TIMELESS CRUSH (REVISI)
  • Garis Renggang (Telah Terbit)
  • Rasya Vs Rasyid [END]
  • Best Friend Forever
  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • The secret love
  • GILANG ABRAHAM
  • Don't call it love!

Ambar dan Romi membuat kesepakatan untuk menerima perjodohan mereka. Demi bisa hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, mereka menikah, tapi sepakat untuk melanjutkan hidup masing-masing. "Mending gitu sih emang. Mana tahu kalau tinggal berdua gue khilaf ngapa-ngapain lo ye kan," kata Ambar, "gue mesum soalnya," tambah wanita itu, sambil mengedipkan sebelah mata. "Gila," gumam Romi. Tak acuh, ia kembali berjalan. ______ Sayangnya, tragedi "bayar listrik" memaksa mereka untuk tinggal serumah. Satu rumah hanya berdua, tapi gaduhnya bisa luar biasa cuma karena kecoak atau celengan pecah. Niat hati ingin hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, ternyata tidak semulus itu, Esmeralda. "Gila lo, Mbar." "Awas lo ya, Rom ...." "Mau ngapain?" potong Romi, tak gentar. "Mau gue perkosa." "Gue buntingin lo kalau berani perkosa gue," balas Romi justru menantang. "Buntingin sini kalau berani!"

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту