We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
NOSTALGIA

NOSTALGIA

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 13, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Banyak cerita yang terjadi selama hampir 21 tahun aku menghirup nafas di bumi ini. Pengalaman-pengalaman dari manisnya gula, gurihnya garam, serta pahitnya kopi sudah pernah kurasakan. Sekarang diriku memasuki usia dewasa. Dan, seminggu lagi adalah hari dimana akad nikahku akan digelar. Disini aku menulis kata demi kata menjadi rentetan kalimat, kalimat demi kalimat menjadi sebuah paragraf. Menceritakan banyak pengalaman semenjak diriku masih bocah ingusan yang cengeng, menjadi remaja yang tangguh, hingga remaja yang mengenal arti kata cinta. Tak lupa kuceritakan sebuah pengalaman, dimana pertemuanku dengan dia. Iya, dia. Arsenio Pradipta. Tak bisa kuceritakan disini dia itu siapa, dan bagaimana bisa bertemu. Yang jelas, dia pernah ada dalam hidupku, dalam kisahku, dan tidak akan pernah bisa kulupakan. Sampai kapanpun. Bisa dibilang, ini yang dinamakan nostalgia. Kerinduan terhadap sesuatu, juga dibilang kenangan manis pada masa lalu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Butterfly Effect
  • Coming Home (CABACA.ID)
  • Silent, Please! (Re-up)
  • IF YOU
  • Past Love Part 1
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)

BLURB! Ternyata dunia ini benar-benar sempit. Luka lama yang kukira sudah sembuh, datang lagi tanpa aba-aba. Namaku Anita, seorang ibu tunggal yang berjuang membesarkan putriku, Audrey, sendirian. Aku pernah dikhianati dan kehilangan kepercayaan pada cinta, sampai dua pria datang bersamaan: satu dari masa lalu yang pernah menghancurkan, dan satu lagi yang menawarkan ketulusan baru. Kini aku harus memilih... Kembali pada cinta yang dulu melukai, atau membuka hati untuk yang baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines