Wanita Langka

Wanita Langka

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 14, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Perkenalkan nama ku Abraham Wenas panggilanku abra.aku tinggal di Bandung tepatnya di Cihanjuang. Aku ingin menceritakan tentang seseorang yang mungkin menurutku langka untuk ditemui. Waktu itu disekolah selepas bel pulang sekolah,aku bertemu dengannya.entah kenapa hatiku sangat gembira saat itu.Aku melambaikan tanganku kepada seseorang yang aku sukai.dia acuh saat aku melambaikan tangan,aku heran dia pulang dengan siapa.aku samperin saja.dia kaya yang bingung,saat aku tanya "halo"kataku "juga"kata dia sambil meminum air "lagi apa" "nunggu jemputan" "yaudah sama aku saja" "tidak usah"sambil membuang sampahnya "ayo sekali saja" "gapapa" "gapapa ko" "yaudah hayu" Dan akhirnya aku membonceng dia haha Sangat senang hatiku. Dua hari kedepan dia sangat cuek kepadaku entah kenapa.waktu di kantin dia bersama laki laki lain gatau siapa bisa jadi pacar atau temen aku gatau.saat itu aku sangat cemburu dan kesal.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unplanned marriage
  • Di Balik Romantis Terdapat Luka Yg Teriris
  • Three Targeted Girls!!
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Sejarah Kita
  • KIARA [END]
  • Ayesha Transmigration
  • KITA DAN SEMESTA
  • ASAVELA KIARA

Revalda Riza Renata Ia anak perempuan yang dilahirkan dari keluarga yang humoris. Mempunyai dua kakak laki laki yang tingkat warasnya setengah. Garis takdir yang membuatnya dijodohkan oleh kedua orang tua nya. Lelaki itu bernama Abrar Narazka Pratama Lelaki romantis dan sangat perhatian, tapi semua itu berbeda ketika ia ditinggalkan menikah dengan calon istrinya. Ia menjadi sosok yang lebih pendiam, dingin, dan jutek. "Nata, Kamu udah punya pacar?" Tanya Papa yang mengagetkan Gue dengan pertanyaannya. Jujur aja Gue gugup plus malu juga ditanya begitu di depan orang orang. "Em. Belum Pa! Kenapa? " Jawab Gue jujur. Emang bener kan Gue jomblo. "Baguslah, kalau pun Kamu punya, Papa juga bakal nyuruh Kamu Putus! " ujar Papa ngebuat Gua tegang juga gugup. Karena gimana pun juga Gue kan lagi Naksir Mantan Kakak kelas Gue. "Ta... Papa mau Kamu Nikah sama Abrar!!" "Apaa! Maksudnya gimana Pa?" Gue bingung sama yang di maksud Papa. Gue sempet menatap bola mata Baban yang juga lagi menatap ke arah Gue. "Sttt. Terima aja udah, Doi ganteng loh, tajir lagi. Kalo Gua jadi lo si Gua mau. Sayang aja Gua batangan." bisik Bang Dion di telinga kiri Gue. Setan emang Abang Gua yang satu ini, mana bisik nya di sebelah kiri, cocok udah jadi iblis. "Mayan Ta. Bisa lu porotin, ntar kalo udah kawin lu bisa minta ice cream se-kamar. Apalagi kalo lu hamil minta ini anu itu diturutin. Udah sana kawin aja lu ama dia." set an satu lagi berbisik. Siapa lagi kalo bukan Kak Rico. Kawin Kawin dikira Gua kucing. Jangan kan mikirin proses bikin debay, mikirin nikahnya aja Gua ga mau. . . . Kepoo sama kisah selanjutnya??Kalo kepo langsung aja baca, siapa tau tertarik bagi kalian. Okee

More details
WpActionLinkContent Guidelines