Perihal KITA ✓

Perihal KITA ✓

  • WpView
    Membaca 1,364
  • WpVote
    Vote 146
  • WpPart
    Bab 24
WpMetadataReadLengkap Min, Sep 5, 2021
"Tentang kita yang awalnya hanya dua orang yang berteman, menjadi sepasang yang saling memendam perasaan" Terkadang aku berpikir, kamu itu benar nyata atau hanya ilusi yang aku anggap ada. Entah aku yang terlalu berharap, atau kau yang memang menciptakan harap. Terkadang kau menjadi sangat dekat, namun tak jarang juga kau ciptakan sekat. Kau terlalu rumit untuk aku pahami, meski sebenarnya kau sungguh berarti. Ini hanyalah sekumpulan tulisan yang berawal dari perasaan terpendam berharap suatu hari kau membacanya, hingga kau tahu betapa bahagianya aku bisa menjadi temanmu. Kita sebatas teman yang kemudian terbawa perasaan, terlalu nyaman hingga kita lupa, kita hanyalah dua orang aneh yang tak sengaja berteman sejak awal, kemudian membawaku terperangkap dalam zona bahaya dalam pertemanan, Zona Nyaman, terlalu Nyaman. #Jangan Lupa Like dan Commentnya yaaa Hargailah setiap karya orang lain, maka kau juga akan dihargai Terima kasih
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#175
secretlove
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Breathe
  • Ar.
  • The Beginning✔
  • NADINE (Completed)✔✅
  • Antara Cinta, Waktu, dan Takdir
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • ARGANTA.
  • Heart to you.(END)
  • Remember When [SELESAI]
  • Antagonis
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan