Story cover for SENJA by arikahssyah9
SENJA
  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Feb 14, 2019
Namanya Senja dia selalu pergi ke bukit Munella tepatnya untuk melihat Golden Hour. Dia punya saudara perempuan namanya adalah Pelangi, ketika dia kecil bunda mereka pernah cerita mengenai latar belakang Senja, dan sekarang umurnya tepat 17 tahun dia ingin tahu siapa sesungguhnya dia. Dan Pelangi dijodohkan dengan Morgan dan bagaimana dengan Senja? bagaimana pula hubungan keluarga? makanya baca and ADD to your library now! Vote Jan lupa like nya❤️💛🧡
All Rights Reserved
Sign up to add SENJA to your library and receive updates
or
#243twilight
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Senja dan Jingga  cover
Senja Kaylara [ END ] cover
Indigo Senja [ END ] cover
Senja cover
STILL (Completed)  cover
Jangan Pergi Kakak!! [END] ✔️ cover
REVENGE 3: Langit Mentari Senja  cover
Diary [COMPLETED] cover
Ranjau Cinta (COMPLETE) cover
Halaman Terakhir Untuk Gara [END] cover

Senja dan Jingga

7 parts Ongoing

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?