Alvio

Alvio

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 13, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Ehh ehh liat deh, kok cowok-cowok itu jalan ke arah kita ya?" Pertanyaan hadir dipikiran masing-masing saat kelima cowok yang menjadi sorotan di kantin itu berjalan kearah meja mereka duduk. Dan mereka mendapat sinis dari banyaknya murid dikantin terutama para cewek-cewek. "Ngapain kalian pake berombongan kesini? Ini kursi kita, kita duluan yang ambil" Tanya Neta saat mereka berdiri tepat di depannya dan juga teman-temannya, ia yakin mereka pasti seperti di cerita-cerita wattpad yang menjadi sok penguasa di sekolah. "Jangan sembarangan nuduh lo, kita kesini cuma mau ambil tusuk gigi, di meja kita gak ada tusuk giginya", Ucap salah satu dari mereka "Ambil tusuk gigi aja pake berombongan, lebay banget sih" "Kenapa? Takut?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NATHAUREL || END
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • The Hoodie Girl (Gadis Hoodie Merah)
  • Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT)
  • Aderaga [ON GOING]
  • Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME)
  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!
  • Arsyilazka
  • Say Hay Untuk Cogan ✔️
  • GALANG [SELESAI]

Namanya Neonatha Jerome Abraham. Panggilannya Natha. Murid laki-laki paling dingin serta irit bicara namun pintar milik SMA Screen High. Menjadi Ketua OSIS serta Kapten tim basket dalam satu waktu bukanlah hal yang sulit baginya. Natha yang sangat menyukai ketenangan harus terusik dengan kehadiran siswi baru pindahan di sekolahnya. Samantha Aurellia Zefanya, gadis kelewat aktif yang berhasil mengubah hidup Natha menjadi 180° lebih berbeda dari biasanya. ****** "Wah demen kali dia sama lo." "Nggak minat." "Yakin lo nggak minat?" Pria itu hanya berdehem singkat. "Awas loh kemakan sama omongan sendiri." "Nggak bakalan." "Kalau lo kemakan sama omongan sendiri gue ketawain lo." ****** "Jangan deket-deket sama dia." "Emang kenapa?" "Gue nggak suka." "Nggak sukanya di mana?" "Pokoknya gue nggak suka." "Nggak jelas lo Kak." ****** "Dan sekarang di atas Puncak Gunung Kencana dengan ketinggian 1803 meter permukaan dari laut sebagai saksinya. Samantha Aurellia Zefanya jadi pacar gue ya?" "Kak Natha." "Kalau lo nggak jawab dalam hitungan 10 mundur gue lompat dari sini." "Sepuluh." "Sembilan." "Delapan." "Tuj---" Gadis itu berjalan mendekatinya lalu memeluknya hingga tangisnya pecah di sana. "Jangan ngawur. Kalau Kakak lompat terus gue sama siapa?" "Gue sayang sama lo Rell." ****** "Aku mau tidur. Boleh kan?" Pria itu menganggukkan kepalanya sembari tersenyum tipis menanggapi ucapan gadis kesayangannya ini. "Nanti kalau yang lain pada mau pulang bangunin aku ya?" "Iya cantik. Ya udah istirahat sekarang ya?" "I love you." "I love you more." Aurell menutup matanya secara perlahan dengan tangan yang masih berada di genggaman pria kesayangannya itu. "Selamat tidur cantiknya Natha." @Copyright 2022 Start: 04 Agustus 2022 Finish: 26 November 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines