VALERIE SECRET'S

VALERIE SECRET'S

  • WpView
    Reads 12,394
  • WpVote
    Votes 618
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 19, 2020
PLAGIAT DILARANG MENDEKAT!!! Biar pun ini cerita baru, tapi aku mohon untuk kalian menghargai hasil jerih payahku. Thanks **** Judul awal "The Secret's of School" "James, aku mau kamu nggak dateng lagi ke sekolahku," ujar Valerie dengan wajah memberengut lalu duduk di sebelah James. "Kenapa?" tanya James dengan mata masih fokus pada berkas yang ada di depannya. Karena Valerie tidak suka diabaikan, maka Valerie menggigit lengan James yang bebas dari kaos yang ia kenakan. "Argggh ... kamu kenapa, Sayang?" James masih menampilkan wajah baik-baik saja walau dia menahan sakit di lengannya. "Aku kan udah bilang, aku nggak mau orang-orang curiga." Valerie mulai menekuk wajahnya cemberut. James pun menghela napas. "Aku akan mencobanya. Tapi jangan pernah melarang aku untuk berhenti melindungi kamu, Valerie," putus James final dan Valerie hanya mengangguk pasrah. Tidak ada yang bisa melawan James, sekalipun itu Valerie. **** "Kau punya hak untuk diam, kau punya hak untuk berbicara, dan kau punya hak untuk melakukannya." _Valerie Larissa_
All Rights Reserved
#203
sadis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Police Man (Sudah Terbit)
  • My possesive boyfriend
  • Trapped with the devil (end)
  • ASTA'S ✓
  • Dance With The Devil [END☑️]
  • OOSHANKA
  • KAYVARO || TELAH TERBIT ✔✔

Highest rank 400 Teen Fiction (08/06/2017) Beberapa part ada yg cuma bisa dibaca sama followers. Piyama yang kusut, rambut berantakan, serta earphone yang menggantung manis ditelinga gadis itu menjadi pemandangan yang mengerikan bagi siapapun yang memandangnya. Ditambah dengan muka ditekuk dan bibir yang tak henti-hentinya mengumpat, membuat siapapun sangat takut untuk mengganggunya. Namun tidak bagi pria berpakaian coklat seragam polisi yang ada didepannya ini, ia malah tersenyum melihat penampilan gadis itu. Berbeda dengan kebanyakan gadis yg sering ditemuinya, yang apabila ia sapa malah sibuk merapikan rambut dan membenahi make up. Gadis itu tampak masih cantik walaupun dengan keadaan berantakan dan tanpa make up sekalipun. "Sudah kubilang jangan kesini!" Bentak Nara kesal. "Boleh aku masuk?" Gadis itu membelalak, mendengar pertanyaan dari sang lawan bicara. "Tidak!" balas Nara tegas. Ini sepotong kisah cinta klasik antara siswi biasa dengan seorang kepala kepolisisan muda berbakat yang selalu memuja si gadis . Ps : judul sebelumnya 1 sweet police 2 sweet police and me

More details
WpActionLinkContent Guidelines