Story cover for Entahlah by msartika12
Entahlah
  • WpView
    LECTURES 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 4
  • WpView
    LECTURES 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 4
En cours d'écriture, Publié initialement févr. 14, 2019
aku tidak bermaksud untuk membuat sebuah cerita karena ini hanyalah sebuah pelampiasan untukku mengungkapkan apa yang aku rasakan.
.
masih tentang orang yang sama namun dengan cerita dan mungkin juga rasa yang berbeda.
.
bukan karena rasa ini telah hilang tapi karena rasa ini sudah berubah menjadi rasa yang tidak bisa dideskripsikan.
.
bohong sekali jika aku mengatakan kalau aku tidak menyayanginya lagi karena lima tahun lebih bukanlah waktu yang sebentar untuk aku dan dia saling menyayangi walaupun entah apakah dia benar benar menyayangi aku atau hanya sebuah keterpaksaan.
.
Sebenarnya ini bukan cerita pendek tapi ini ungkapan aku untuk dia yang tidak pernah mau peka dengan apa yang aku rasakan dan aku inginkan.
.
Tak perlu dibaca karena ini terkhusus untuk dia agar dia mau peka. Tapi kalau sudah dibaca beritahu dia ya agar pesan ini tersampaikan 
.
Selamat membaca semoga kamu yang aku tuju mengetahui
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Entahlah à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
You're Here, But Not For Me, écrit par MyMiela
8 chapitres En cours d'écriture
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
Eysha Love Story', écrit par EmiYusni
12 chapitres Terminé Contenu pour adultes
Seseorang yang dulunya berasal dari keluarga terpandang dan super manja harus hidup mandiri dan memaksa nya menjadi pribadi yang lebih dewasa semenjak perceraian kedua orang tua nya.kehidupan nya jadi berubah saat dia memilih tinggal bersama ibunya.kisah cinta nya pun di mulai saat dia bekerja berawal dari rasa benci kepada si bos dan berubah menjadi kagum sayang nya rasa itu harus ia tepis demi sesuatu alasan walaupun orang yang dia cintai memiliki rasa yang sama. Hal ini datang bersama dengan seorang sahabat dekat nya meminang nya Akan kah eysa menikah dengan pujaan hati nya? atau sebaliknya dia menerima pinangan sahabat baik nya? begitu lelah menjadi asiste bhn dia, sehingga aku mengerti kenapa setiap asisten nya tidak bertahan sampai seminggu mereka langsung di pecat atau mengundurkan diri,ya dia memang tak sebaik dokter spesialis lain di situ yg paling dingin itulah dia,entah kenapa saya bisa berada di sini ini seperti mimpi buruk,tapi lama lama saya terus terhanyut dengan sikap nya pada pasien pasien yg kurang mampu,juga taat nya dia dlm beribadah..ternyata dia tidak terlalu buruk...tapi rasa cinta itu datang dengan sendirinya.ini sangat berat bagi ku karena aku tidak mungkin memiliki nya aku ingin dia tetap bersamanya membangun kembali bahtera yang pernah hancur.aku tidak mau melihat ada anak yg harus kehilangan kebahagiaan nya karena orang tuanya.walau pengorbanan ku begitu besar sehingga aku membayar nya bertahun tahun lamanya.
Cahaya Dirimu, écrit par GeraldSty_
11 chapitres Terminé
Pada sebuah perjalanan hidupku yang akan terus berjalan maju dengan semua yang terjadi di masa lampau mengiringi diriku yang sekarang, ada hal yang kuingin kembali dan menggapainya untuk sekali lagi, dengan alasan utamanya yaitu engkau disana yang menjadikan kuingin kembali untuk menggapainya dan kupertahankan hingga di masa yang akan datang ini. Pada saatnya nanti aku akan tahu jelas apa yang akan menjadi milikku selamanya, apakah salah satunya adalah dirimu ? kuharap takdir menjawab iya, karena dirimulah alasanku untuk tetap berharap tanpa kepastian yang jelas jauh disini, terhadap apa yang akan terjadi kelak dimasa depan. Mungkin jika memang sebuah takdir berkata tidak tentang hubungan kita, kuaharap saat aku meninggalkan dunia ini aku bisa membawa semua kenanganku denganmu kembali ke masa lalu untuk memperbaiki hal yang salah dan memilikimu selamanya. Aku akan selalu berharap akan ada orang yang bisa menjagamu secara langsung, bukan sepertiku yang saat ini hanya bisa menatap layar ponsel dengan harapan yang tidak jelas tentangmu dan tidak bisa menjagamu dengan fisik, hanya melalui kata-kata yang tidak jelas apa tujuannya, karena kau terlalu bagus untuk merasakan rasa sakit dari dunia ini. Mungkin untuk mengenangmu aku hanya bisa menyampaikannya melalui cerita sederhana ini yang akan kutuliskan semua pengalamanku bersamamu, yang mungkin menjadi kenangan yang tidak terlupakan, melalui cerita ini kutuliskan bagaimana kita berdua melawan dunia. kisah ini kutulis dan kuharap engkau melihatnya dengan harapan kau bisa merasakan apa yang kurasakan mengenaimu selama ini.
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 7
You're Here, But Not For Me cover
Eysha Love Story' cover
Remember Me As A Time of Day✅ cover
Cahaya Dirimu cover
N O R A [on going] cover
Sisi Gelap Mantan Pacar-ku [TAMAT🌻] cover
TIAP-TIAP PUNYA MASING MASING cover

You're Here, But Not For Me

8 chapitres En cours d'écriture

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.