Cause I'm Not Perfect

Cause I'm Not Perfect

  • WpView
    Reads 232
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 18, 2020
Selfya Putri Aghatania Adalah gadis yang jauh dari kata hampir sempurna. Mukanya berkulit sawo matang, berjerawat di bagian kening, pemalas, tidak pintar, dan tidak punya bakat apapun. Bonusnya gadis ini, dia terlahir dari keluarga yang kaya. Semacam, holkay gitu. Kalian percaya? Piya tidak tau rasanya sakit hati. Tetapi, dia punya satu kelebihan. Apa kelebihannya? Yaitu tatapan. Gadis yang dipanggil Piya ini mempunyai tatapan cinta. Tatapan cinta yang bisa mengelabui semua laki laki. Bahkan, cowok populer disekolah nya pun ikut terhanyut dalam tatapan matanya. Sangat aneh bukan? "Ras, kamu percaya gak?" "Apa?" "Pas Piya lahir, Piya itu pernah loh jadi orang yang termuda didunia. Hebat kan? Piya yakin, kamu juga pernah" "Haha, bisa ae lo sedotan buavita" _________________________________ Cerita ini memang sedikit beda dari cerita lainnya. Karena berani beda itu hebat kan? Langsung dibaca ajaa, cussss. LABIL UPDATE!
All Rights Reserved
#9
daffa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • ARGLADIS
  • ARKANNIA {ON GOING}
  • GIFA
  • Enemies in Flames
  • BUNGKAM
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]

[SEASON 1] "Ada luka yang tidak terlihat, tapi terasa di setiap tarikan napas. Ada trauma yang membungkam tawa, membekukan dunia, dan membuat seseorang takut percaya pada cahaya. Dibalik sebuah senyuman, tersimpan dunia yang hampir runtuh." Bagi Atlana, hidup adalah perjuangan tanpa akhir melawan bayang-bayang masa lalu yang membeku di setiap sudut pikirannya. Dunia terasa bising, dingin, dan kejam-tak pernah benar-benar memberinya ruang untuk sekadar bernapas. Sementara itu, Kalan-seorang pemuda yang menanggung sunyi seperti beban di punggungnya-tak pernah mengira bahwa pertemuan singkat dengan Atlana akan mengubah jalannya, mengaburkan batas antara kesendirian dan ketergantungan. Ini bukan kisah tentang keajaiban cinta, melainkan tentang dua jiwa yang terluka, saling menemukan tempat berlindung di tengah reruntuhan diri. Tentang bagaimana kehadiran satu orang mampu meretakkan kabut kelam, dan tentang bagaimana, di dunia yang penuh luka dan kehilangan, kebahagiaan tetap bisa tumbuh... dengan cara paling sederhana, namun paling menyakitkan. Sebuah cerita tentang jatuh, tersesat, bertahan, dan akhirnya-belajar hidup kembali dengan sebuah rumah yang lebih layak. __ Revisi : 27, April, 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines