Story cover for Mantan by dilabae
Mantan
  • WpView
    Reads 178,111
  • WpVote
    Votes 10,084
  • WpPart
    Parts 23
  • WpView
    Reads 178,111
  • WpVote
    Votes 10,084
  • WpPart
    Parts 23
Ongoing, First published Feb 15, 2019
Mature
Dahulukan follow sebelum baca:)

*
°
"Putus yuk?"

Rania menatap cowok yang sialnya tampan itu , seakan ucapannya itu tidak menyakiti hatinya. 

"Lo ngajakin putus, atau ngajakin main petak umpet?" balas Rania, dengan dahi mengernyit bingung sekaligus kesal.

Raja hanya menyegir kuda tanpa rasa bersalah "Putus, yuk?" tanyanya dengan wajah yang saat ini mau Rania, masukin kerawa-rawa.

"Kenapa?" tanya Rania, membuat Raja mengangkat bahunya.

"Ngak tahu, mau putus aja" jawabnya asal "Jadi, mau gak?" tanyanya lagi.

Dengan amat kesal yang ada dihati Rania "Yaudah" jawabnya, datar.

Raja mengernyit "Yaudah?" tanya-nya heran.

Rania hanya mengangkat bahu tak peduli "Iya udah. Putus!" setelah itu Rania berbalik ingin pergi, tapi tanganya ditahan oleh Raja.

"Kita putus! Gak ada hubungan apa-apa lagi antara aku sama kamu" jelas Raja, geram melihat Rania, yang biasa aja.

Rania hanya mengangguk tak peduli "Iya gue tahu, jadi gak usah hubungin gue lagi, dan mending sekalian anggap seakan kita gak punya hubungan apa-apa lagi" setelah itu Rania menepis tangan Raja.

--------




cover by canva
All Rights Reserved
Sign up to add Mantan to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Mine [SELESAI] ✔ by Iputry
39 parts Complete
PART MASIH LENGKAP. Kelas sudah sepi sekarang,karna bel pulang telah bunyi lima menit yang lalu.Hanya tinggal Kanaya dan Rayan yang ada di kelas,karna sabil pergi lebih dulu bersama pacarnya itu. Rayan membalikkan badannya,sekarang Rayan dan Kanaya duduk berhadapan. "Hai" sapa Rayan pada Kanaya memecah keheningan. Kanaya hanya melihatnya sekilas lalu kembali membenahi tasnya. "Lo mau pulang bareng gue?" lanjut Rayan bertanya kepada Kanaya. "Maaf gue dijemput sama ayah gue" sahut Kanaya ketus.Seraya berjalan keluar kelas meninggalkan Rayan sendirian. Rayan tau kalau Kanaya akan bersikap seperti itu padanya.Kanaya di kelas sangat pendiam terkecuali jika sabil sedang bersamanya,Kanaya menjadi lebih cerewet. "Will you be mine Kanaya Afinda?" tanya Rayan kepada Kanaya sebelum sampai keluar kelas. Kanaya sontak menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap Rayan tajam. "Maksud lo apa ngomong gitu!?" sahut Kanaya dengan nada sedikit tinggi. "Maksud gue,lo jadi milik gue mulai hari ini" "Apaansi seenaknya aja lo kalo ngo-" "Gaada penolakan,dan hari ini juga lo bakal pulang bareng gue.titik." ucap Rayan menyela perkataan kanaya. *** ATTENTION! CERITA INI BELUM PERNAH DIREVISI,JADI MOHON DIMAKLUMI JIKA MASIH BANYAK KESALAHAN DI DALAMNYA. SEMUANYA MURNI KARANGAN PENULIS,JADI TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK SIAPAPUN MENCOPPY CERITA INI. ---------------------------------------------------------------------- Author bakalan ngajak kalian kesel,ketawa dan tegang berjamaah.Tapi kalo kalian gak ngerasain apa apa ya berarti kurang feelnya di cerita ini.Maklum authornya amatiran,ehe. Tertarik? Silahkan baca ya:) But,buat kalian yang punya selera humor tinggi,ini bukan tempat kalian.Karena humor authornya sendiri pun retceh sangadd:') Sankyu -------- Copyright©April2019
You may also like
Slide 1 of 10
Legatha [END] cover
Leona[Hiatus] cover
Possessive Boss cover
Om Barra [TERBIT] cover
DUNIA DANIA ✅ cover
Kok Kita Nikah?[END] cover
Pemulung; Penggombal Ulung (Terbit) cover
MY BABY cover
Mine [SELESAI] ✔ cover
Bayi Dosenku 2 cover

Legatha [END]

54 parts Complete

[FOLLOW SEBELUM BACA] ............ "Hujan, mending lo pulang." "Kamu siapa?" tanya Agatha yang memang tidak mengenali lelaki itu. Lelaki itu melihat tangan Agatha yang berdarah dan sudah pasti karena sayatan benda tajam. "Mau mati lo? Kenapa nggak sekalian aja loncat dari gedung yang tinggi?" "Siapa yang mau mati? Gatha masih pengen hidup kok," jawab Agatha yang masih duduk di pinggir jalan. "Abis diputusin cowok? Cih dasar cewek nggak ada otak!" "Siapa juga yang diputusin? Dasar cowok sok tahu!" balas Agatha lalu berdiri. "Terus? Itu apa?" tanyanya sambil menarik tangan Agatha, lalu lelaki itu pun membaca ukiran yang ada di lengan gadis itu. "Bajingan." Agatha pun langsung menarik tangannya kembali. "I-ini bukan apa-apa, nggak ada sangkut pautnya sama diputusin." jawab Agatha cepat. Selang beberapa detik angin malam menerpa tubuhnya yang mungil, hingga membuat gadis itu kedinginan dan langsung memeluk tubuhnya dengan kedua tangannya. "Ikut gue." Kira-kira Agatha mau dibawa ke mana yaa?? Dan siapa lelaki itu?? Mau tahu?? Ayo lanjut baca!! ⚠️ Cerita ini mengandung unsur kekerasan dan kata-kata kasar. ⚠️ Tiru yang baiknya aja, yang buruk jangan ditiru yes.