I'm Not a Bitch !

I'm Not a Bitch !

  • WpView
    Reads 670,837
  • WpVote
    Votes 10,178
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 1, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
[HR #39 dalam generalfiction 28-03- 2019] (21+) KONTEN DEWASA-Berbijaklah dalam memilih bacaan. Apa jadinya jika kita dihadapkan pada dua pilihan, antara nyawa seseorang dan harga diri. Jasmine Lorena, gadis berusia 18 tahun. Hidup sebatang kara setelah ditinggal kedua orang tuanya meninggal dunia. Ia harus bekerja keras untuk mempertahankan hidupnya. Disaat ia sedang membutuhkan pekerjaan, ia bertemu dengan seorang kakek penjual bunga yang menawarkan untuk membantunya berjualan. Reno Zian Mahendra, pria berusia 28 tahun. Seorang pengusaha properti nomer 1 di Negri ini. Angkuh sombong itu sifatnya. Hidupnya yang bergelimpang harta serta memiliki wajah yang tampan membuat para wanita takhluk pada pesona seorang Reno. Kelainan hyper seks yang membuat ia tidak puas hanya dengan satu wanita saja. Copyright ©2019 by Velove2 [HR #39 dalam generalfiction 28-03- 2019]
All Rights Reserved
#288
generalfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lonte Vs Gigolo (The Coli Trilogi I) (End)
  • I'M YOUR WIFE || JAEMIN × GISELLE || [END]
  • Love Rendezvous in Paris (Completed)
  • MY BEAUTIFUL LALUNA [FIN]
  • NEW EXPERIENCE
  • THE S*X TAPE
  • Luka Yang Menggoda [TAMAT]
  • Cinta Dan Rahasia (On Going)
  • Meniduri Wanita Lain [END]

Keheningan sesaat dalam kamar hotel mewah tetsebut. Yang ada hanyalah desah nafas dua insan yang telah usai mendaki puncak dari kenikmatan dunia. Pakaian mereka masih utuh dan lengkap tapi dua bagian tubuh mereka telah menyatu. Chika perlahan berdiri dari tubuh Renra. Ia merapikan celana dalamnya. Dan melihat Renra yang masih berusaha mengatur nafasnya. "Itu sebagai pengingat buat lo Ren. Gue adalah Lonte. Sampai kapan pun, meski gue udah berhenti. Orang akan tetap menganggap gue lonte. Gue cuma nggak mau ngerusak nama baik lu, nama baik keluarga lu. Akan banyak badai yang harus kita hadapi andai lu sama gue. Dan gue nggak siap buat itu. Lo masih banyak pilihan untuk hidup lo. Dan pilihan itu bukan gue. Tapi, kalau lo ngebutuhin gue. Lo masih nyimpan nomor gue." Setelah mengambil tas dan memasukkan amplop coklat itu ke dalam tas jinjingnya. Chika pun pergi meninggalkan Renra yang masih setengah sadar. Mata sayunya hampir saja tertutup menerima kenikmatan membahana yang diberikan Chika. "Chi. . Chi. . Chi. . " Hanya itu yang keluar dari mulutnya dengan tangan yang mencoba menggapai. *** Cerita tentang anak-anak manusia yang mencoba menemukan arti cinta sejati. Didalam pekat dan kelamnya kehidupan mereka. Cinta adalah memilih. Apakah itu tentang materi, status sosial, atau sekedar rupa wajah. Biarlah hati yang menentukan. Cerita ini mengandung unsur dewasa. Tapi, percayalah itu hanya bumbu penyedap. Bagai minum kopi, tanpa suara hujan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines