"KETIKA SEMUA HARUS TERJADI"

"KETIKA SEMUA HARUS TERJADI"

  • WpView
    Reads 165
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 15, 2019
Sebuah cerita Fiksi yang mengajarkan kita untuk lebih mensyukuri hidup dengan apa yang kita punya saat ini. Kisah yang mengajarkan untuk selalu ikhlas menerima takdir yang sudah Tuhan tetapkan. Karena sejatinya Tuhan tak pernah salah dalam menetapkan takdir untuk setiap hambaNya. Kisah yang kemudian mengajarkan untuk selalu menghargai kebersamaan, karena kehilangan nyatanya tak pernah bisa ditebak dan yang pasti kehilangan selalu berakhir dengan luka. Penyesalan terbesar dalam hidup adalah saat kau sangat terlambat menyadari bahwa dia yang kau sayangi ternyata harus terlebih dulu pergi, dan kau sama sekali belum mengatakan kepadanya bahwa "bagimu dia teramat sangat berarti" ~"Kita Tidak Akan Pernah Merindukan Apa Yang Tidak Pernah Kita Miliki".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menunggu tanpa kepastian
  • Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz
  • Puisi untuk Kepala Sekolah (Gitshan)
  • LOVE IS SIMPLE (✓)
  • My Memories
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • "Luka" (OS)
  • Behind The Truth [COMPLETED]

Waktu berlalu. Luka yang dulu terasa tajam, kini menjadi bagian dari diriku-tidak lagi menyakitkan, tapi tetap mengajarkan. Aku tak lagi menunggu dengan hati yang kosong, melainkan berjalan dengan langkah yang penuh kesadaran. Bukan lagi tentang dia yang pergi, atau tentang semua janji yang tak ditepati. Ini tentang aku-yang pernah hancur, pernah berharap, dan akhirnya belajar berdiri sendiri. Aku tidak menyesal telah mencintai. Tidak menyesal pernah menunggu. Karena dari sanalah aku tahu: cinta sejati tidak selalu harus dimiliki, tapi harus mampu membentukmu menjadi pribadi yang lebih utuh. Dan jika suatu saat cinta datang lagi, aku tidak akan menyambutnya dengan luka lama, tapi dengan hati yang telah belajar menerima, menghargai, dan mencintai... dimulai dari diri sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines