Story cover for Revenge by NurasyifaNurasyifa6
Revenge
  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Feb 15, 2019
Siang itu terik sekali, aku memutuskan mengirim pesan kepadanya,
Aku berkata "aku seringkali bertanya pada diriku sendiri, bolehkah aku cemburu padamu? tapi kembali lagi terlintas aku bukan siapa siapa di hidupmu, lalu mengapa kita sering bersama? Kenapa harus ada sebuah perjalanan di antara kita? kenapa aku harus menjaga hatiku? aku sudah tidak ingin memendam lagi, katamu rasa takut hanya akan membuat aku menunda mimpi mimpiku, dari itu setelah bertemu dengan kamu, kamu telah berhasil masuk dalam daftar mimpiku. Aku menyukaimu, lebih dari yang kamu tau, aku bicara terlebih dahulu, hanya ingin memastikan apakah kau punya rasa yang sama? atau tidak? jikapun tidak, setelah ini kau ingin membenciku karena merusak persahabatan kita, aku tak apa, setidaknya aku sudah bicara jujur terhadap perasaanku sendiri, Terimakasih"
All Rights Reserved
Sign up to add Revenge to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Cinta Berbalut Puisi by HarrySuharto
26 parts Complete Mature
Kisah ini hanya fiksi berdasarkan imajinasi sang penulis menceritakan tentang kisah cinta seorang anak SMA yang introvert dan tak memiliki keberanian untuk mengutarakan perasaannya terhadap sang pujaan hati , kisah ini bermula ketika ia mulai membuat puisi dan mempostingnya di sosial media, ia pun selalu mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi dan kemudian memposting puisi buatannya, awalnya ia hanya berniat untuk memposting satu puisi namun diantara puluhan like di akun sosial medianya ternyata gadis yang ia sukai membaca puisi tersebut , akhirnya ia memutuskan untuk setidaknya memposting satu puisi setiap minggu, ia berharap suatu saat sang gadis menyadari pesan dari nya. Nothing Bintang lima di titik koordinatnya Saling terpisah jauh jarak mereka Tiada keinginan akan itu semua Namun itulah sejatinya hidup tercipta Demi keindahan kasih dan saling menjaga Ikutilah arah mata angin tuk temui mereka Dan banyak usaha kau butuh mencapainya Sebab mereka tidaklah diam menunggu disana Mereka juga berjalan menikmati masanya Kapankah mereka bisa bertemu di suatu beranda Mungkin juga itu takkan pernah bisa Entahlah, siapa yang kan beri petunjuknya Bulan pun takkan berikan jawabannya Hanya diam dan terus memperhatikan kita Sejauh perjalanan yang penuh luka Apa sebenarnya kisah yang kau bawa? Sekuat tenaga kau berkorban dan berusaha Maukah kau tunjukkan sebuah rahasia? Silih berganti antara bulan dan surya Hanya semakin memperbesar lubang di dada Sanggupkah hati dan jiwa menahannya? Kini waktumu telah di ujung senja Kau hela nafas seolah lega Apakah itu kan tetap jadi rahasia? Bahkan kau tetap kukuh menyimpannya Meski terhina dimata mereka Ataukah itu sudah bukan lagi rahasia? Semua bertanya ada apa? Semua ingin tahu mengapa? Bagaimana kan kau sikapi itu semua? Semua pun terkesima pada akhirnya Sebab jawab mu "TAK ADA APA APA".
You may also like
Slide 1 of 10
pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author) cover
1. Imah Leuweung - Rumah Hutan cover
Cinta dan Takdir Rania [End] cover
AKANDRA cover
Pesan Terakhir cover
MISANTHROPE cover
Cinta Berbalut Puisi cover
Puisi 'tuk kau, Yang merindu cover
Jodoh Pilihanmu, "Dia Yang Terbaik" (TAMAT) cover
CERPEN (END) cover

pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)

4 parts Ongoing

"bagaimana kalo kita bisa mengenal dan memiliki seseorang yang pernah kita do'akan karna dia adalah kriteria kita???menyenangkan bukan. tapi bagaimana kalo semesta hanya memberikan waktu sementara" senang bisa mengenalmu rifky memiliki kamu juga gapernah terfikirkan,hinga pada akhirnya kau memilih untuk menjadi traumaku apakah do'aku kurang singnifikan hinga akhirnya kau beralih peran. bagiku kau kemustahilan yang pernah kumiliki dan kehancuran yang pernah kubuat sendiri dengan sengaja,aku percaya cinta tulus itu ada karna aku melihat caraku mencintai kamu dulu aku sangat percaya sama kamu bahwa kamu juga akan setulus itu dan memilih menetap selamanya hinga pada akhirnya kau pergi tanpa alasan apapun dan aku slalu bertanya dalam fikiranku yang menghantui malam sepiku. "bagaimana cowok se soft spoken dia menjadi seseram itu,bagaimana cowok yang seperduli itu menjadi segamau tau itu dan bagaimana dia bisa bahagia sedangkan aku gak."