• RINDU #1

• RINDU #1

  • WpView
    Reads 143
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 9, 2019
Apakah kalian pernah merasakan yang namanya rindu? jika pernah katakan saja. Jangan malu karena rindu,malu lah karena kau tak bisa menyampaikan rindu mu kepadanya. Karena kau bukan siapa siapanya lagi! Dan jangan pernah menitipkan rindu kepada hujan!. Mengapa? Karena sebagian orang menggap hujan itu bencana,rindu ini bukan bencana! Sungguh. ▪▪▪▪ ini bukan tentang cowok dingin yang jatuh cinta kepada cewek polos,bukan lagi tentang cowok ketua geng jatuh cinta kepada cewek yang sama sekali tak di kenalnya,itu mainstream. Cerita ini tentang Elthan dan Ayyara,takdir mempertemukaannya,Elthan yang periang,humoris dan romantis itu jatuh cinta kepada ayyara yang tomboy. Semua itu bermula begitu saja saat mereka bertemu di sekolah,Ayyara adalah murid pindahan dari bandung ke jakarta bertemu dengan Elthan yang memiliki darah campuran Tapi sayang,takdir tak dapat diubah,jika tuhan tak mengizinkan mereka bersatu,apakah kita tak bisa merubahnya? Selamat Tinggal. •• "Kamu lahir pas hujan deras ya?" "Sok tau lo,emangnya kenapa kalo gua lahir pas hujan deras?" "Soalnya semesta menangis karena telah kehilangan satu bidadarinya yang turun ke bumi untuk bertemu aku".
All Rights Reserved
#60
meninggalkan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEAR ANNETHA
  • My Home [Hujan Series]
  • Your Home [COMPLETE]
  • Unraveling Us
  • ARBIAN [ ON GOING ] √
  • Setelah Menikah
  • GARAYA : Pair Of Lose Colors ( SEGERA TERBIT)
  • Langit Yang Sama
  • Waktu?
  • 𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]

It's not funny! - - - - • Annetha Kannaya Zafira "Kapan aku merasa bahagia? kenapa aku harus hidup tanpa kasih sayang papa? kapan ada seseorang yang rela menemani hidupku?" ucap Annetha di kesunyian malam yang ia lalui sambil menatap dinding kamarnya yang nan-indah bagi Annetha. • Adnan Gafaula Cardwell "Annetha, kamu itu bagai tanah di rumahku, jika tidak ada tanah maka rumah ini tidak akan sempurna, kamu itu bagaikan air... layaknya air hujan yang sangat deras dan mampu membahasi siapapun yang berdiri dibawahnya, dan aku lah orang yang akan menampung semua air itu termasuk air mata kebahagiaanmu" - -Nyatanya- Maafkan aku yang selalu membuatmu sedih, aku mengetahui semua tentangmu, tapi aku masih mampu menyakitimu diluar sana, aku rela membahagiakanmu sekalipun itu menempuh waktu lama agar dapat tercapai. -Aku mengenalmu dari kecil, dan aku orang yang paling kamu sayangi saat itu dan kita sering bermain-main bersama dulu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines