HAI KAMU

HAI KAMU

  • WpView
    LECTURAS 17
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, mar 20, 2019
Bersamamu meski hanya 2 minggu sudah cukup membuat ku senang pernah duduk 1 bangku denganmu. Memang awalnya aku tidak begitu mengenalmu. Bahkan berbicara banyak dengamu membutuhkan waktu 1 minggu. Namun hanya dalam 3 hari, kau berhasil mengambil hatiku. Cinta monyet? Entah. Aku menyesal, mengapa tak dari awal aku mencoba untuk lebih dekat denganmu. Dan sekarang, 2 minggu setelah aku duduk denganmu, kita berjauhan. Seperti tak mengenal satu sama lain. Hei kamu..maukah kau mendengar penjelasan ku dulu?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rasa Tanpa Suara
  • Between Badboy and Fiancé [Tamat]
  • Yang Tertinggal
  • Waiting [COMPLETE]
  • Eccedentesiast
  • Segitiga [END]
  • We're Out of Time
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

Cinta adalah perkara gaib yang tak bisa ditebak dengan mudahnya. Perasaan yang kata orang merupakan perasaan paling menyenangkan di satu waktu, tapi juga bisa berubah sangat menyakitkan di waktu lainnya. Kalau salah satu definisi cinta adalah bersabar memendam perasaan bertahun-tahun tanpa berharap dibalas, Kara punya cinta itu. Namun, objek cintanya bukanlah orang biasa. Ega adalah sahabat karib Juna, kakak kandungnya. Ega juga kakak dari Anin, sahabat dekatnya. Mencintai Ega sama saja dengan bermain api di tengah lingkaran orang-orang tersayangnya. ​Tanpa ada yang tahu, tanpa berkata, dan tanpa suara, Kara menyimpan segalanya rapat-rapat dalam diam. Setidaknya, sebelum Ghea tidak sengaja tahu... "Eh, orgil! Lo nahan perasaan lo diam-diam, nggak cerita sama siapa-siapa termasuk gue, bertingkah sok biasa aja di depan Bang Ega, dan itu udah berlangsung lima tahun?! Gila, Kara, mantap! Jadi dulu yang lo sering ngomong lo punya cinta monyet itu Bang Ega, Kara?!" Kara mengangguk sekenanya. Kalau sedang tidak malas, sudah Kara ajak gelut itu si Ghea. "Tapi kayaknya di umur gue sekarang, ini bukan lagi cinta monyet." "Ya, emang!" ° Let's read it! And don't forget to give your vote & comment:) ©micasamiya, 2019. Cover by lalinasgraphic [Versi baru, setelah direvisi]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido