Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
Feelings Lost

Feelings Lost

  • WpView
    LECTURES 38
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadTerminé dim., févr. 17, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Tak pernah terfikir untuk bertemu. Sampai datang hari itu. Semua tiba-tiba saja terjadi. Tanpa adanya sebuah Intuisi. ...... " Bisa lo jauhin Alif demi gue? Demi sahabat lo yang belum pernah ngerasa sesuatu yang kayak gini?" Aku diam. Aku pun baru merasakan nya kali ini. Ingin aku berteriak padanya dengan keras bahwa aku menyukainya lebih dulu daripada nya. Namun apa daya aku hanya bisa mengangguk kan kepala kembali. ...... " Aku suka Farid." Ahh kali ini sahabat dekatku yang Via mau. Hatiku kembali sakit untuk yang kedua kalinya. ...... (One Shot)
Tous Droits Réservés
#15
aini
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Tokoh Utama
  • MOnODitRi
  • SOMETHING
  • HaluNatasha
  • My Little Monster - Completed
  • DIAM DAN RASA [END]✓
  • Kamu
  • KERLIP BINTANG CINTA
  • CINTA YANG NYATA
  • Promise

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu