"HOW WOULD YOU FEEL?"

"HOW WOULD YOU FEEL?"

  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 16, 2019
Terjebak dalam bayang-bayang masa lalu yang menyakitkan membuat seseorang mungkin enggan untuk kembali memulai lagi apa yang dulu pernah ia harapkan. Baginya bukan cinta yang membuatnya terluka, tapi harapan yang berlebihanlah penyebabnya. Karena itu ia mencoba untuk meloloskan diri dari jerat cinta baru yang mungkin saja akan memasukkannya ke lubang yang sama seperti dulu yang pernah ia alami. Trauma masa lalu itulah yang akhirnya mengubah hidupnya. Masa depan adalah wacana, dan masa lalu adalah realita. Diilhami dari kisah nyata seorang sahabat, yang benar-benar mengajarkan tentang arti sebuah cinta dan perjuangan. "Lelaki itu berhak memilih kepada siapa cinta ia jatuhkan, dan wanita pula berhak menentukan kepada siapa hati ia berikan". -Mr. Anonim
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A RECCURING PAST
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]
  • My Friend My Love
  • Maaf untuk Berpisah
  • DUA NAMA DALAM DOA || SEASON 1
  • Dibawah Langit Yang Retak (joongpond)
  • You Are My Dream

Ketika seseorang dari masa lalunya kembali, Anna dihadapkan pada pilihan yang tak mudah. Setelah bertahun-tahun mencoba melupakan, Anna menjalani hidupnya dengan luka yang ia sembunyikan rapat. Namun, hidup tak pernah benar-benar memberi jarak pada kenangan. Seseorang dari masa lalunya tiba-tiba kembali-membawa harapan, janji baru, dan permohonan untuk menempati hati Anna sekali lagi. Tapi kehadiran itu bukan hanya membawa rindu... melainkan juga luka yang kembali menganga. Kini, Anna harus memilih, tetap bertahan bersama orang yang terus melukai, atau belajar melepaskan, meski harus melihatnya bahagia bersama orang lain. Apakah cinta sejati berarti memperjuangkan, atau justru merelakan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines