Sekelompok remaja yang tergabung dalam 'Secret Society' sedang berusaha menguak kasus pembunuhan guru BK di sekolah mereka. Tidak hanya itu, usaha mereka dalam menumbangkan rezim dalam otoritas kepala sekolah kotor pun menjadi strategi lain untuk menyelesaikan kasus.
Sabda; remaja yang menjadi ketua dari kelompok rahasia itu sekaligus anak dari korban pembunuhan, terus mencari cara agar kasus bisa terbongkar dengan jelas.
Sementara itu, kehadiran guru BK baru, Pak Hadish masih menjadi batu sandungan dalam menyelesaikan misinya. Dia juga mempunyai misi untuk membawa keseimbangan dalam sekolah tersebut.
Namun agaknya misi Secret Society dan Pak Hadish cukup berseberangan.
Akankah kasus terselesaikan?
Mengisahkan seorang ayah yang mengorbankan dirinya untuk menjadi seorang pembunuh bayaran. Alison namanya. Ia memiliki seorang anak gadis bernama Amarta.
Amarta memiliki sikap yang dingin, semenjak ibunya meninggal dunia. Ia juga menjadi kobran jail dari teman sekolahnya.
Setiap pulang sekolah, ia selalu mendapat lebam di tubuhnya, dengan baju yang sangat kotor. Ayah kasihan, ia pun mengajarinya bela diri.
Seiring berjalannya waktu, Amarta sudah bisa bela diri. Duduk di bangku SMA, ia menjadi ditakuti oleh beberapa murid. Namun tetap saja ada yang berani membullinya.
Ada dua laki-laki yang membuatnya bergetar. kedua lelaki itu pun menyukainya. Saat diberi perhatian, Amarta malah bersikap dingin, dan tak berubah.
Alison mengangkat gadis yang Amarta tolong. Azra, adik angkat Amarta, menjadi bahan bullying. Amarta sayang dan selalu menolongnya.
Alison meninggal, disaat kedua putrinya sangat membutuhkan biaya untuk kuliah. Amarta harus mencari uang untuk kelangsungan hidup dan sekolahnya.
Ia tak ingin menjadi pekerja. Ia malah memilih untuk menjadi pembegal saja. Aksinya belum tertangkap polisi.
Azra sudah menjadi dokter bedah. Ia mendapatkan pasien yang tengah keritis dan harus segera dioperasi.
Operasi berjalan lancar, namun tak lama, pasien itu meninggal dunia. Raka, anak dari pasien, tidak terima. Ia menuntut balas atas kematian ibunya.
Semua dokter dan suster, yang andil dalam operassi itu, dibantainya habis.
Menyisakan Azra, yang akan dijadikan budak, dan pelampiasan atas kemarahannya.
Sikap Azra berubah, ia menjadi jahat. Amarta pun turun tangan, saat Azra memintanya untuk membalaskan dendam pada Raka.