Devil Wishes

Devil Wishes

  • WpView
    LECTURAS 326
  • WpVote
    Votos 27
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, abr 7, 2019
"Ketika kau sedang dilanda keputusasaan, kau hanya perlu berdoa dan meminta..." Leo tidak menyangka bahwa kepulangannya ke Jakarta akan menjadi sebuah petaka. Ketika ia dihadapkan pada tragedi yg merenggut kehidupan kekasihnya, ia merasa hampa. Namun, sesuatu datang ditengah keterpurukannya. Sesuatu itu membawa sebuah jalan keluar dan harapan. Jalan yang dapat mempertemukan Leo kembali dengan kekasih hatinya. Akan tetapi, dia tidak menyangka bahwa semua itu memiliki maksud terselubung. Ini adalah kisah tentang cinta sejati dan pengorbanan yang dipermainkan oleh sosok dari dalam kegelapan. Sosok yang penuh tipu muslihat. Sosok yang bernama... Iblis.
Todos los derechos reservados
#11
tipumuslihat
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DEVOTEE DEVIL {END} ✓
  • bisikan
  • Langit Dara [End]
  • STREET FIGHT
  • Bad Destiny
  • Hopeless
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Antagonis
  • Trust

"Wahai penguasa kegelapan, lindungilah kami dari petaka yang kau hadirkan." Daniel Davicky kehilangan cahaya kehidupannya tepat setelah kematian sang ibunda. Bagai seorang tuna netra, ia tak mampu lagi menelaah seisi dunia. Gelap gulita, sampai sebuah tarikan membawanya ke dunia yang lebih gelap lagi. Namun, ada kobaran api yang menjadi sinar menerangi naluri. "Malaikat Agung, Malaikat Kegelapan Pinjamkan lah aku cahayamu Melalui tabir Kematian Hingga Surga terlihat!" Dendam, dengki, caci maki, dan segala hal keji menjadi racun menggerogoti diri. Sudah lumrah sebagai makanan sehari-hari. Sosok penolong sudah pun berganti. Kala mentari terbit di timur, disitulah ia menggemakan syukur. Bukan pada sosok sang maha, melainkan pada sosok penguasa. "Ketika dunia memberi penderitaan, kenapa harus berlutut memohon belas kasihan? Bangkitlah, lakukan segala yang ingin kau lakukan. Disini tak ada keadilan, maka tegakan keadilan dalam kegelapan."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido