Kisah yang payah

Kisah yang payah

  • WpView
    Odsłon 47
  • WpVote
    Głosy 13
  • WpPart
    Części 2
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja czw., lut 21, 2019
WpInfo
Poezja
Lalu kutarik ujung penaku. Menuliskan kata-perkata yang ada dibenakku. Tertuang semua bentuk perjuanganku. Hati yang lebam, rindu yang temaram. Rasa sakit kujadikan sekumpulan bait-bait. Duka lara kurangkai menjadi kerangka aksara. Pahitnya aku mencintaimu. Aku mencintai dengan sepenuh hati. Lalu kau patahkan berkali-kali. Segala bentuk upaya kulakukan untuk membahagiakanmu. Tapi masih saja tak pernah bernilai dimatamu. Ternyata bukan aku. Bukan aku yang kau banggakan. Bukan aku yang kau panggil sayang. Nyaman ternyata hanya jebakan. Aku tertipu dengan semua kata rindumu. Yang menjadi jurus jitumu menarik hatiku.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#865
syair
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Aksara Tak Bertuan
  • Diam
  • Can You Give Me One More Chanche
  • Indonesian Poetry
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Barisan Penyesalan
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • Menanti dalam istiqomah
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah

Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! © 2026 by AuthorKhentut. All Rights Reserved.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści