2A
  • WpView
    Membaca 149
  • WpVote
    Vote 32
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jun 15, 2019
Anti tahu bahwa dunianya sama sekali tak indah. Masa lalu kelam, penyakit jiwa yang dihadapinya membuat ia selalu merasa runtuh. Tapi, suatu hari dia datang. Menyodorkan sekotak kecil susu kepadanya. Pada saat itu pagi tak begitu cerah. Langit keabuan Dia duduk di anak tangga sendiri. Dan orang yang menghampirinya mengajaknya berbicara yang tak pernah di gubris olehnya. "As" kata pemuda itu "Khusus buat kamu panggil aja gue As" Anti yang sama sekali tak paham hanya melihatnya dengan sorot mata bingung. "Dan dari diriku, gue panggil lo Air"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#295
rapuh
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • No Longer Mate
  • Kelas A [End]
  • Best Friend To be Boyfriend -pjm ✔
  • W.H.A.T.E.V.E.R.
  • Dear You
  • ALKASA✔
  • Dancing for the Star [TAMAT]
  • Rain (Suga X Umji) END
  • GHAVARI

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan