Milan & Kayla

Milan & Kayla

  • WpView
    Reads 1,559
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 14, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Milan Lavindra, laki-laki yang memiliki sifat dingin yang hanya mampu di hangatkan oleh senyuman Kayla Maura Ziudith, Milan tidak pernah menyangka hidup nya berjalan sempurna saat berada di samping Kayla, bahkan Milan selalu berpikir bahwa Tuhan tengah bahagia saat menciptakan senyum manis Kayla. Tapi, ternyata semua itu tidak berjalan manis saat Kakek Milan menjodohkan Milan dengan Jessy hanya untuk demi keuntungan perusahaan yang Kakek Milan pimpin. Selama itu, kisah cinta Milan dan Kayla seperti layaknya permainan petak umpet dan sampai akhirnya Kayla di paksa untuk menjauh...
All Rights Reserved
#590
pastelwattpadseries
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Milan
  • KARISTA
  • Masa, sih? (Revisi)
  • Apakah Mencintai Itu Salah? [Completed]
  • Craziest Sweet Couple (Selesai)
  • Alkayla✔
  • Alphabet
  • FIGHT DAY
  • Bolehkah Aku Mencintai(?)✅
  • Have a Nice Dream [Completed]
Milan

[TERSEDIA DI TOKO BUKU] #1 in teen fiction(18/11/17) Milan dingin, kata orang hatinya membeku seperti es. Tapi menurutku Milan itu seperti es krim. Dia memang dingin, bahkan boleh dikatakan beku. Namun seperti halnya es krim, saat sudah meleleh baru akan terasa manisnya -Damara **** Damara Kinanti, masih kelas 10 SMA. Cantik, tapi agak pendek bahkan kata orang Damara masih terlihat seperti anak SMP dengan wajah polos dan tubuh kecilnya. Meskipun badannya kecil, Damara punya keberanian yang sangat besar untuk menyukai seorang Milan Arega, kakak kelasnya. Most wanted sekaligus bad boy paket komplit: Luar biasa tampan, populer dan kaya. Tapi sikap Milan terlampau dingin. Terutama tentang cinta dan perempuan. Sang most wanted tidak pernah melirik para gadis yang menyukainya sedikit-pun. Bagi Milan cinta hanya omong kosong dan semua perempuan itu sama saja: lemah, merepotkan juga murahan. Hati Milan sudah lama beku. Berbagai macam cara terus Damara lakukan agar Milan bisa menyukai dirinya. Diabaikan, dibilang bagai pungguk merindukan bulan, harus sabar menunggu, dan selalu berjuang sendiri, hanya itu yang selalu diterima Damara. Tapi ingin menyerah pun Damara selalu kalah dengan hatinya, jadi gadis itu terus berjuang. Bertumpu pada sebuah harapan kecil. Damara terus berusaha agar semua angan-angan tentang dirinya dan Milan bisa menjadi nyata. Kini pertanyaannya hanya satu: Dapatkah Damara melelehkan hati Milan yang beku, dan merasakan sebuah akhir yang manis?

More details
WpActionLinkContent Guidelines