Bertepuk Sebelah Tangan

Bertepuk Sebelah Tangan

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 17, 2019
Dari mana sih awalanya. Entahlah aku pun tak tahu dari mana,tapi rasa ini benar adanya. Rasanya sangat aneh,kenapa dulu aku mengaguminya, mengapa aku dulu mau melakukan apa pun untuknya. Ahhh aku rasa aku sedang dilanda cinta buta/cinta sesaat, pada nyatanya sekarang aku amat menyesal. Iya menyesal,kenapa aku dulu pernah sebodoh itu. Aku tak pernah berfikir kedepannya,aku tak pernah berfikir apa dia juga akan membalas rasa ku ini, entahlah. Yang aku pikirkan waktu itu hanya bagaimana caranya agar dia sedikit saja melihat ku, iya melihatku. Dengan segala cara & upaya aku selalu mencari perhatiannya. Aku selalu berusaha untuk menjadi apa yang dia inginkan, aku selalu mencari tau apa yang dia suka & apa yang dia benci, aku selalu mencari cela di mana ,disitu ada kesempatan untuk ku memasuki ruang-ruang hampanya. terkadang ada tingkah konyol ku dihadapannya, itu semua terjadi secara spontan. kembali lagi aku untuk berusaha memperbaiki setiap tingakah konyol ku, aku tak ingin hal itu terulang lagi jika sedang ada dia. Aku bukanlah remaja perempuan yang suka berpenampilan selayaknya perempuan seusia ku. Aku terbilang begitu tomboy, bicara asal jeplak, tingkah ku terkadang sering membuat orang tertawa. Namum demi dia aku berusaha mati-matian untuk tampil seperfect mungkin, layaknya perempuan pada umunnya. Sangat konyol,penampilan feminim ini bukan aku banget, "gumam ku dalam hati". Oke tak apalah demi dia "ujarku lagi". Hari -hari ku begitu menyenangkan kala itu,dia mulai melihat ku dengan penampilan ku yang baru. Oh Tuhan betapa bahagianya aku kala itu. Selang waktu kita pun saling tegur sapa, mulai bertukar nomor ponsel, mulai chattingan & telvonan hingga larut malam. Rasanya aku seperti masih bermimpi, iyaa mimpi. Lagi dan lagi ku cubit pipi ini, tapi ini bukanlah mimpi, ini nyata. Saking bahagianya hingga lompat-lompat diatas kasur. Waktu itu jam sudah menunjukkan pukul 00.30 WIB.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Grey Of SAKARUNA
  • Aku Jatuh dan Cinta
  • SalFlo
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Remaja
  • Cerita Tentang Kita
  • flashback~
  • Love In Paris (COMPLETED)

Entah siapa yang bisa benar-benar menebak apa yang ada di pikirannya? Kadang, aku merasa kami sedekat nadi-tak terpisahkan oleh ruang atau waktu. Namun, di lain waktu, rasanya seperti tak pernah ada apa-apa di antara kami. Dia melenggang ke sana kemari, seolah aku tak lebih dari bayang-bayang yang tak terlihat. Tapi anehnya, di saat tertentu, dia menggeliat di sisiku, seperti tak akan bisa bertahan hidup tanpa kehadiranku. Hingga kini, aku masih tak tahu apa yang sebenarnya ada di dalam pikirannya. Keluh kesahnya, tawa kecilnya, dan tingkah manjanya yang dulu terasa akrab kini hilang begitu saja, bagai debu yang diterbangkan angin. Dua belas tahun kebersamaan kami, mengapa rasanya bisa terhapus hanya dalam tiga tahun? Aku mencoba meyakinkan diriku bahwa segalanya memang memiliki waktunya masing-masing. Bahwa perubahan ini bukanlah sesuatu yang luar biasa. "Ini bukan masalah besar," gumamku berkali-kali. Namun, hati kecilku tak pernah benar-benar berhenti bertanya, mengapa? Hal yang paling membuatku kesal adalah kebiasaannya yang kini berubah menjadi teka-teki. Dia datang kepadaku, tapi hanya ketika dia butuh. Saat lapar menghampirinya, saat kesedihan melingkupinya, atau ketika kebosanan menjeratnya. Dia akan muncul tiba-tiba, menghancurkan keteraturanku, mengacak-acak ketenanganku, lalu pergi tanpa sepatah kata pun. Maksudnya apa? Aku benci dibuat bingung seperti ini. Aku benci bagaimana dia membuatku merasa diperlukan, hanya untuk kemudian membuatku merasa tak berarti. Namun di balik semua rasa kesalku, aku tak bisa mengingkari satu hal: aku tetap menunggunya. Dia adalah Saka, sebuah misteri yang tak pernah bisa kuselesaikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines