Zona Fana

Zona Fana

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 21, 2019
Yang terlihat belum tentu seperti apa yang terlihat. Dan yang dirasa belum tentu sepemikiran dengan hati. Dia terlihat seperti seseorang yang baik baik saja. Namun faktanya, dia menyiman begitu banyak luka. Luka yang timbul akibat sebuah kekecewaan. Dan yang pasti, perlahan demi perlahan. Luka itu menjelma menjadi sebuah nestapa. Dia terlalu pandai menutupi semua jejak jejak kesedihannya dengan sentum manisnya. Tapi, dibalik senyumnya itu. Tersimpan begitu banyak luka. Padahal ia tak meminta lebih, ia hanya mau bahagia. Apakah semestar terlalu sulit mengabulkan permintaannya tersebut? Apakah ia tidak pantas untuk bahagia? Tak bisakah semesta membiarkan ia menikmati tawanya? Tak bisakah takdir membiarkan ia bahagia? 21 Desember 2019
All Rights Reserved
#654
kecewa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Letter to Myself
  • Alphabet
  • You Are Mine [Terbit]
  • CHAGRIN
  • NauNa [Completed]
  • Favorite Wound
  • MISSHELLA ✔
  • Rekal Rara [END]
  • Hopeless

[COMPLETED] "Teruntuk diriku, Ada malam dimana kamu menangis. Lalu ada malam dimana kamu mengubur kesedihanmu dan berkata kamu sudah lelah. Tapi selalu ada hari esok yang membuatmu cemas dan ketakutan. Karena kamu terus berpikir bahwa esok akan selalu sama. Tidak ada mentari. Hanya ada hujan. Bisakah kamu berlari dari rasa takutmu? Bisakah kamu menatap segala sesuatunya sebagaimana cara orang lain memandang?" -Fyura Starlyn, A Letter to Myself Fyura Starlyn, seorang perempuan dengan gangguan kecemasan yang terus berjuang untuk sembuh. Perjuangannya justru mempertemukannya dengan Antares, senior di kampusnya, yang ternyata sama-sama memiliki luka dan kisah menyakitkan yang sulit dilupakan. Mampukah mereka berjalan keluar dari rasa sakit? Atau justru mereka harus bergelut dengan luka batin selama terus menerus? Kisah ini, termasuk segala tawa dan sesak yang tertulis di dalamnya, semua ini untuk kita. Untuk kita yang sedang belajar mencintai diri sendiri. Yang sedang merangkak dari rasa sakit. Yang sedang mencoba menatap hidup dengan penerimaan seadanya. Dan kamu, yang sedang tertatih, mencoba menerima diri. Ps : Baca saja, siapa tahu kamu menemukan teman di dalamnya😁 ~First publish : 1 Juli 2019 ~Update setiap Kamis dan Sabtu

More details
WpActionLinkContent Guidelines