Chocolate - [OneShoot Febuary's Event]

Chocolate - [OneShoot Febuary's Event]

  • WpView
    LECTURAS 78
  • WpVote
    Votos 24
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadConcluida lun, feb 25, 2019
'Cerpen ini ditulis untuk event TDF Generation!' Adiba menyukai salah satu kakak kelas di sekolahnya. Kakak kelas itu adalah ketua osis yang terkenal. Sudah lama ia mengaguminya. Namun siapa sangka, sebuah bola menghantam kepalanya mampu membuat seorang ketos memberikan coklat kepada adik kelasnya. Peringatan Garis Keras! 'Jangan Baper ntar Jadi Lemper' #TDFGenEvent Febuary's Generation
Todos los derechos reservados
#42
valentine
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • GHAVARI
  • Bad girl & the prince of school [Completed]
  • Àsphodel
  • Relation-SHIT
  • Ice prince vs bad girls ( Sudah Terbit)
  • SEA AND MOUNTAINS ( ZEESHA )
  • VALENTINE
  • GAVIZTRA
  • Memo Rasa ✔️ (Part Lengkap)
  • Pangeran Kutub
GHAVARI

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido