Alifa

Alifa

  • WpView
    GELESEN 2,190
  • WpVote
    Stimmen 306
  • WpPart
    Teile 6
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Mai 16, 2020
[ Spiritual ] Seperti bunga daisy; dia polos, indah dan setia Tatapannya meneduhkan, senyumnya menenangkan Bersama sabar dia menyusuri rumitnya labirin kehidupan Dia adalah kakak yang baik untuk sahabatnya Dia pendengar yang baik, namun tidak pernah meminta untuk didengarkan. Dia memiliki cinta. Ya, cinta dengan kisah yang sama seperti makna bunga marigold; cinta yang sedih. Masuklah ke dalam dunia Alifa. Nikmati perangai manisnya, renyahnya persahabatan, pahitnya intrik, dan hambarnya cinta. Cover by : Rangga Novansyah
Alle Rechte vorbehalten
#4
hafidzah
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Assalamualaikum Imamku
  • What Makes You Beautiful [SELESAI] ✔️
  • HADIAH DARI LANGIT [END]
  • Amanah & Cinta 💓 (END)
  • Ikhwan [SELESAI]
  • School Scandal ✓
  • Lantunan Kalam Hati ✔
  • Aisyah
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku

[cerpen spiritual] ~~ Suamiku, Aku sangat bersyukur kepada Tuhan telah mengirimmu untuk menjadi penggenap imanku. Ketika aku datang dengan berjuta kekurangan, kamu melengkapi dengan segenap yang kamu miliki. Suamiku, Aku tahu. Aku bukan perempuan sempurna. Tapi izinkan aku menjadi istri yang bisa berbakti terhadap suaminya dan juga kedua orang tuanya. Aku ingin mencintaimu dengan cara yang baik dan selalu berdoa untuk mendapatkan ridhoNya. Suamiku, Aku suka dengan caramu memperlakukanku. Ketika diri ini berbuat sesuatu yang salah, kamu tidak memarahiku. Kamu justru membimbingku. Aku tidak menyangka bisa mendapatkan lelaki sepertimu. Tuhan baik sekali ya padaku? Kamu lelaki terhebat setelah ayahku. Suamiku, Terimakasih sudah memilihku menjadi pendampingmu. Kamu itu unik. Tapi kamu jahat. Dulu kamu selalu membuatku terus-terusan memkirkanmu. Padahal waktunya belum tepat, tapi itulah kamu. Selalu saja berhasil masuk dalam bayang-bayang pikirku. Suamiku, Aku perempuan yang beruntung bukan? Bisa mendapat lelaki sepertimu, cinta pertama dan terakhirku. Sudah kubilang. Tuhan baik sekali padaku, sampai-sampai tidak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana bahagianya aku. Iya kamu. Kekasih halalku, imam dunia akhiratku.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien