Wendy's Diary

Wendy's Diary

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Wed, Feb 27, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang wanita yang kembali membaca buku hariannya dan mengungkapkan kisah-kisah masa remajanya yang tidak biasa, introvert dan hanya memiliki satu orang lelaki yang sangat dicintainya yaitu kakaknya. Sebuah kejadian yang mengharuskannya berurusan dengan beberapa pria. Dan pada akhirnya satu di antara mereka akan menjadi pasangan hidupnya dan berakhir dengan sangat bahagia karena memiliki 1 orang anak laki-laki. Perjalanan mereka tidaklah mulus. Ada kesedihan, air mata, emosi dan beralhir dengan happy ending.
All Rights Reserved
#91
reveluv
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Complete (END)
  • Story Rhea (Hiatus)
  • Red Rose ✩ Yeri
  • RAIN BEFORE THE RAINBOW
  • FLAMBOYAN
  • Bloom Between Us | Wenjoy
  • You Are My Fairy
  • Welcome Back (Posessive Family)

"Ya, kau tidak punya mata? Lihat, buku ku jadi kotor!" Sosok yang sedang membersihkan seragamnya tersentak kaget mendengar pekikan tersebut. Matanya berkedip tidak percaya. Heol, jelas-jelas dia yang korban disini. Mengapa jadi dia yang di salahkan? Memberanikan diri, dengan perlahan dia menatap gadis bertopi di hadapannya itu. Seketika gadis berseragam sekolah itu menelan salivanya susah payah mendapati tatapan tajam di balik kacamata hitam tersebut, seakan siap menerkamnya saat ini juga. "J-jongsahamnida. Nde, aku yang salah," Yeri membungkuk dalam. Hanya cara ini yang terpikirkan olehnya. Yap. Gadis itu adalah Yeri baru saja pulang sekolah. Dia memutuskan untuk membeli minuman susu di tempat favoritnya sebelum pulang ke rumah. Tapi malah berakhir seperti ini. Joohyun menggeram kesal sambil melepas kacamatanya, mencoba menahan amarahnya yang siap meledak. "Aish, bisa-bisanya kau membuat ku kesal seperti ini," Hari pertamanya di kota kelahirannya saja sudah di sambut dengan hal seperti ini. Bagaimana kedepannya nanti?

More details
WpActionLinkContent Guidelines