* (BOCAH  PALESTlNA) * (Proses revisi)

* (BOCAH PALESTlNA) * (Proses revisi)

  • WpView
    Reads 1,213
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadComplete Fri, Jun 21, 2019
Pantaskah aku di sebut, bocah palestina, sedangkan aku bukan berasal dari sana, tapi bukan kah ?? semua umat islam itu bersaudara. This is story, cpesial fore........ palestina, suriah n saudara-saudara muslim kita yang negara nya sedang di landa konflik. (We bealive). (Tomorrow will be free). This is story about, se orang cowok, (carel hafiz adzel), anak angkat dari se orang dokter specialis jantung, (chairil ramdan althaf), dan istri nya, (aisyah nuha zahira) mereka berdua juga mempunyai anak kandung bernama, (fardan dael kaaria), yang menyimpan rasa iri. hafiz tumbuh menjadi pribadi yang berjiwa sosial,rasa kprihatinan nya terhadap negara-negara islam yang sedang di landa konflik , di tengah perlakuan saudara tiri, dan olok-olok an teman-teman nya, serta cinta yang terpendam hingga kabar itu datang, yang menyisakan suatu kenangan. (Baca selengkap nya)
All Rights Reserved
#1
simpati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bersama Cahaya Bintang (✔)
  • Takdir Sang Ilahi [END]
  • Sebuah Penantian {ENDING}
  • Jodohku Ya Kamu[Selesai]
  • RSS[1]: Ketika Hati Berucap [Tamat]
  • short advice | for Muslimah✔
  • Ketabahan Hati Aisyah [Revisi]
  • Bisakah Aku Bahagia? (END)
  • Jalur Gaza [ TERBIT ]
  • Ad Meliora || END✓

Anggun masih ingat, bagaimana hari itu Rangga dan keluarga mengusir dirinya yang tengah berbadan dua. Di usianya yang baru lulus SMA, Anggun menghentikan mimpinya demi bayi yang dikandungnya. ••••• "Kak Angga aku hamil..." "Terus?!" Anggun terdiam mendengar jawaban kakaknya yang ketus. "Kamu tahu kan aku sudah punya tunangan! Please...ngerti dikit lahh!" "Terus aku harus gimana?" "Gugurin! Dan jangan sampai ayah, mama atau siapapun tahu soal hal ini!" Malam itu Anggun memilih jujur pada orang tua angkatnya kejadian yang sebenarnya. Sayangnya mereka tidak percaya dan malah mengusir Anggun karena percaya dengan semua ucapan Rangga. (Tentang ikhlas berkelas, sabar tak berbatas, pengorbanan dan penerimaan )

More details
WpActionLinkContent Guidelines