Story cover for MIRROR by LolaAnggreani8
MIRROR
  • WpView
    MGA BUMASA 10
  • WpVote
    Mga Boto 1
  • WpPart
    Mga Parte 1
  • WpView
    MGA BUMASA 10
  • WpVote
    Mga Boto 1
  • WpPart
    Mga Parte 1
Ongoing, Unang na-publish Feb 17, 2019
Bayangan kehidupan

Tiba tiba lampu mati dan terdengar suara suara aneh di kamera gua . Gua gak tau apakah itu lampu padam karena gangguan hujan angin atau karena setan setan memutuskan aliran listrik gua ketakutan setengah mati ketika bayangan bayangan berseliweran di sekeliling gua . Mereka semuanya berhasil keluar kamar dan tanpa pikir panjang berlalike luar rumah dan tiba tiba menabrak orang bertubuh tinggi besar berpakaian serba hitam gue kira  setan ! Gue menjerit sekuatnya gua ngeliat Sekar dan Andi menangis minta tolong ke gue di depan rumah mereka gue liat om Heri dan Tante Hery tertangkap berlumuran darah semua menyerbu gue !

"Siapa pun yang Lo nabrak , Ki ?"

"Dia ternyata seorang paranormal seorang pananormal baik yang mencoba menegangkan roh roh gentayangan , memulangkan arwah arwah ke tempat yang lebih baik. "

"OOO ? Ngapain dia ke tempat lo ?"

"Dia selalu kerumahnya orang yang di beritahukan meninggal karena kecelakaan . Dia sebenernya bukan mau meriah gue , dia mau keruh Moh Hery yang berita kecelakaan dimuat di berbagai media massa"

*O , jadi dia paranormal yang baik ya ?"

" Ya dia paranormal yang baik tetapi saat itu gue terus lalu menjauh dari rumah suara dengan bayangan orang orang mati ,termasuk ibu Yani terus mengikuti dan mengejar ngejar gue "

" Ya gue udah mulai tenang. Setiap orang memang harus mati kan ? Dan kita tak kan pernah tau waktu dan bagaimana nya . Orang orang yang tahu seperti yang sempat gua alami juga tak kan mengubah kenyataan selama nya tetapi akan menjadi misteri kehidupan yang besar ......
All Rights Reserved
Sign up to add MIRROR to your library and receive updates
o
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Berlian Kagastra  ni sintyananabila
20 parte Kumpleto
Apa jadi nya kalau kalian yang malem-malem gabut terus keluar rumah tanpa izin, pulang-pulang malah bawa bayi?. Itu yang di alami oleh si kembar empat. Habis di omelin, diam-diam keluar rumah tengah malam karena gabut, eh malah denger suara bayi nangis. Mau kabur tapi penasaran itu bayi beneran atau bayi jadi-jadian. Kalau di samperin takut, kalau memedi gimana?. Dan betapa puyeng nya papa Samudra yang punya anak kelakuan ajaib semua. Tenang engga, stress iyyap. "Pulang dah yok! Gue takut!", "Sabar elah! Kalau bayi beneran gimana? Tega Lo biarin bayi malem-malem di luar gini?", "Kalau bayi jadi-jadian gimana?!", "Ya tinggal gue buat penawaran, Lo gue jadiin seserahan ke setan nya", "HARJA MONYET!!! GUE MAKAN SINI LO ANJAY!", "Tenang kak, ada Zayn yang bakal ngelindungi kita", "Kok gue?", "Ya kan badan Lo gede, kalau setan nya macem-macem bisa Lo tampol... Nggak mungkin kalau gue yang nge backup, yang ada kalah duluan sebelum perang", . . . . "KALIAN MASIH KECIL KENAPA UDAH PUNYA ANAK?! NGAKU SAMA PAPA! ANAK SIAPA?!", "Anak orang lah pa-", "Papa nggak ada bilang anak memedi ya pinter!", . . . . "Dulu Lo lucu lho, kok sekarang kayak monyet lepas kandang ya kelakuan Lo... mau gue balikin ke habitat Lo, takut nya Lo nyaman di sana", "Jahat bener, masa Juan mau di kembaliin ke hutan...", "Tenang Ju, selama ada Caleo, bang Harja nggak akan bisa bawa Juan ke hutan", . . . . Yuk kepoin yukkk, kisah keluarga lagi nich. Nggak absurd bin ajaib bukan Kagastra family nama nya.
LALA ni nurleniwahyu
16 mga parte Kumpleto
Tawa, cinta dan luka Lala Anastasya Rifani, gadis SMA biasa yang memiliki sifat ceria, ia harus bertemu dengan seorang pemuda yang dingin, namanya Rio Arfan arsyifki , yang membangun sebuah tembok acuh yang menjulang tinggi, itu ia lakukan agar tak ada celah untuk orang lain melihat luka yang sengaja ia tutup dari dunia. Sampai akhirnya perlahan kekuatan tembok itu tak bertahan lama, sedikit celah mulai terlihat, saat ia mulai terbiasa dengan kehadiran Lala yang membawa kehidupan sepi nya menjadi sedikit berwarna. Lala yang selalu hadir di setiap harinya, membawa sebuah alasan pertemanan, agar dirinya dapat selalu melihat rio, Alasan Sederhana namun dapat membawa dirinya menjadi jatuh kepada pemuda dingin itu. lalu, bagaimana dengan luka yang sengaja di tutup oleh Rio? Apakah Lala bisa menerima , kekurangan dan menjadi obat untuk luka itu? Bagaimana dengan kelanjutan hubungan keduanya? ------- " Sekarang kita temen" ucap Lala tiba tiba disertai tangan yang sudah bersiap menerima uluran tangan Rio " Hari ini, besok dan seterusnya Lo ga akan pernah gue anggap temen gue, gue benci cewe yang sok baik kaya Lo! Dan satu lagi gue peringatin jadi cewe jangan belagu!" Balas Rio dengan suara tajam dan sorot mata yang seolah olah ingin menghabisi Lala hidup hidup " Gapapa kalo Rio ga mau anggap Lala temennya Rio, tapi Lala yakin di suatu hari nanti Rio pasti butuhin Lala buat jadi temen... Temen hidup misalnya xixixi" ucap Lala santai dan jangan lupakan senyum manis yang selalu setia bertengger di bibir ranum nya " Sinting!" Selamat membaca:) Ini cerita pertama ku, maaf kalo ada banyak kesalahan dan kosa kata yang kurang pas:)
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 10
Anaking cover
ZERGAN cover
Full Of Scratches cover
Berlian Kagastra  cover
Aina cover
Dream Mine (Selesai) cover
Mystery? Or secret ¿ || 00L cover
Lee Cute Jeno: Shorts 2 cover
bisikan cover
LALA cover

Anaking

24 mga parte Kumpleto Mature

Prologue " inna lillahi wa inna ilaihi rajiun......" " kus......!" tegur irfan sambil menepukan telapak tangannya di bahu gw " apa yang telah terjadi kus....?" " ya tuhannn...apa dosa keluarga gw ini fan....." jawab gw dengan rasa sedih, mendapati respon gw yang seperti itu, terlihat irfan, gio dan pak pardi hanya bisa saling bertukar pandang dalam sebuah tanda tanya besar atas apa yang sebenarnya telah terjadi " siapa sebenarnya yang telah meninggal kus...?" tanya irfan kembali dengan rasa penasaran dan berbalas dengan tatapan mata gio yang memandang secara tajam ke arah wajah gw " XXXXXXX....XXXXXXX....." jawab gw dalam derai air mata yang sudah tidak bisa untuk tertahan lagi "inna lillahi wa inna ilaihi rajiun......ya tuhan....lu yang sabar ya kus....." ucap gio diantara ekspresi kesedihan yang terpancar di wajah irfan dan pak pardi " apakah kalian yakin masih akan melanjutkan semuanya ini....?" Sebuah kalimat kekhawatiran yang terucap dari mulut gw ini, kini laksana sebuah sinyal peringatan dari alam bawah sadar gw, yang memberitahukan akan adanya sebuah potensi kejadian buruk yang akan mengiringi jejak langkah kami, di dalam mencapai sebuah titik akhir dari sebuah proses perjalanan panjang untuk menyingkap sebuah bagian kecil dari luasnya hamparan misteri kehidupan yang ada di dunia ini @ meta.morfosis