DEAR MY FRIENDS

DEAR MY FRIENDS

  • WpView
    Reads 2,239
  • WpVote
    Votes 194
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 11, 2019
WpInfo
Fanfic
IZ*ONE
"Menurut lo, gimana kalau punya temen yang udah dianggep deket banget, sahabat terbaik, bertahun-tahun, tapi di saat ada momen ngasih tau sahabat terbaik nya siapa, dia malah bilang orang lain dan kita dianggep temen deket aja yang udah kenal dari dulu?" "Sakit lah." "Oh, gitu yah." --- "Udah, pergi aja." "Tapi kan kamu udah nungguin aku dari tadi." "Cuma dua jam ini. Yang penting kan aku udah ketemu sama kamu. Sekarang kamu harus perjuangkan yang lebih penting." "Makasih. Kamu emang sahabat terbaik ku." --- "Gue lemah." "Gue sedia jadi penopang lo kok." "Tapi," "Gak semua keluh dan tangis itu berarti lemah. Manusia juga pasti pernah merasakan jatuh." "Tolong topang gue bentar. Gue jatuh." - "Stop! Gue tau gue cewek lemah gak berdaya! Tapi bukan berarti gue mau dimainin kaya gini. Gue minta maaf, karena gue udah ngerepotin lo selama ini, maaf karena gue udah jadi beban di hidup lo. Gue juga minta maaf gak bisa ngomong ke elo." tangisnya makin menderu, "Maaf gue gak bisa ngomong kalo gue juga suka sama lo. Gue tau gue egois, gue gak mau lo jauh ninggalin gue kalo gue suka sama lo. Maaf karena gue terlalu egois buat ngegantungim diri sama lo. Sekarang, gue capek dan gue gak mau ngekang lo lagi dan sakit tiap lo sama yang lain. Gue pergi."
All Rights Reserved
#324
one
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TENTANG SEPASANG
  • ONLY FOOL FALLS (JENNIE X CHANYEOL)
  • Regret ✔
  • BAD
  • A ghost, but not a ghost// Park Jeongwoo X Kim Jennie
  • Birulova
  • Our house ᶠᵗ (97ˡⁱⁿᵉ)✔
  • BLACKPINK X BTS (end.)
  • Unexpected

(SELESAI) "Lo itu rumah gue, mau gimanapun keadaannya, gue akan kembali ke lo dan seperti janji yang kita buat, jangan sampai ada kata putus diantara kita." Tadinya gue berpikir begitu, tentang hubungan gue dan Mirah, tapi sepertinya nggak akan semudah itu untuk kembali padanya dan menjadikannya sebuah rumah bagi gue. - Juna "Pulanglah ke gue setiap kali lo merasa dunia luar terlalu kejam ke lo. Gue berharap tujuh tahun yang kita lewati bisa jadi pondasi untuk hubungan kita selanjutnya." Nyatanya lo yang kejam ke gue dan gue nggak tau sanggup jadi rumah lo lagi atau nggak. - Mirah "Bagi gue mencintai lo dari jauh sudah lebih dari cukup, bagaimanapun itu juga cinta tetap cinta, kan?" awalnya gue pikir begitu, gue ikhlas dan rela menatap lo dari jauh, nyatanya setelah bertemu dengan lo dari dekat dan mengenal lo lebih jauh, sekedar melihat dari jauh nggak cukup untuk gue. - Diran "Gue nggak pernah percaya soal cinta pada pandangan pertama, karena gue pernah bertahan bertahun-tahun dengan seseorang, nyatanya dia pergi juga dari gue bahkan setelah gue memberikan segalanya untuknya. Nggak ada jaminan apapun dalam membangun sebuah hubungan." tapi setelah bertemu dengan dia, gue malah jatuh cinta pada pandangan pertama. - Iris "Lo itu menyebalkan, baru kali ini gue ketemu manusia yang gengsinya kebangetan kayak lo, keras kepala dan pengin menang sendiri, namun anehnya gue nggak membenci lo, gue malah jatuh cinta dan ingin menjaga lo seterusnya." harusnya gue bilang begitu langsung ke lo, nyatanya kalimat barusan hanya bisa gue ucapkan di dalam hati. - Nares "Tugas seorang adik adalah mendukung setiap keputusan yang dibuat oleh kakaknya, maka gue pun akan mendukung apapun yang lo inginkan, termasuk jika lo ingin bersamanya, karena gue adik lo." seandainya perasaan gue seikhlas dan selegowo itu untuk menerima keadaan serta kenyataan yang dibuat Tuhan untuk kita, gue nggak akan menangis di tengah hujan salju seperti ini. - Aruna

More details
WpActionLinkContent Guidelines