Allah Ingin Kita Bersatu

Allah Ingin Kita Bersatu

  • WpView
    Reads 74
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 4, 2019
Cinta tak pernah hilang diantara Nisa dan Arka, tetapi seakan cinta tak pernah ada diantara mereka. Mereka memilih menyembunyikannya daripada mengungkapnya. Sama-sama mencoba melupakan, namun apa yang ingin dilupakan selalu saja hadir di depan mata. Bukannya melupakan malah diam-diam saling menginginkan menjadi pasangan hidup. Tinggal dalam satu atap namun bukan sebagai pasangan. Jadi kalau bukan sebagai pasangan, lalu mereka sebagai apa? Dan apakah mereka akan bersatu atau malah sebaliknya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Cinta dan Sayang
  • BY MY SIDE
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Di Antara Akar dan Langit
  • Menyimpan Rasa (END)
  • Fake nerd Devil
  • Ardino {TAMAT}
  • Naya

"Aku memang masih mencintaimu tapi, aku mulai menyayanginya." Semua orang tahu, kalau perasaan tidak bisa dipaksakan. Kebanyakan orang mengira kalau, cinta dan sayang adalah perasaan yang sama. Namun, kenyataannya cinta dan sayang adalah perasaan yang berbeda. Cinta adalah perasaan yang membuat jantung kita berdetak kencang ketika bersama dengan seseorang. Sedangkan, sayang adalah perasaan hangat yang membuat kita merasa nyaman ketika berada didekat seseorang. Kita bisa menyayangi siapapun tapi, bagaimana dengan cinta? Kita hanya bisa mencintai satu orang saja. Untuk mencintai seseorang tidak mudah, butuh perjuangan dan juga proses yang melelahkan. Sedangkan, untuk menyayangi seseorang tidak membutuhkan perjuangan ataupun proses yang melelahkan. Singkatnya, cinta itu lebih rumit dan menyakitkan daripada sayang. Orang-orang mengatakan kalau perasaan tidak bisa dipaksakan. Dan ternyata, perasaan juga sulit dihilangkan. Butuh waktu lama untuk menghilangkan perasaan itu. Lebih baik dicintai daripada mencintai. Karena, mencintai itu sakit. Sakit bukan karena harus mengikhlaskan kepergiannya, tapi sakit karena... harus melihatnya bersanding dengan orang lain yang jauh lebih baik dari kita...

More details
WpActionLinkContent Guidelines