Story cover for Dream Tree by Rahmariaa252
Dream Tree
  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Feb 18, 2019
Ini kisah gue, seorang anak smk yang masih labil, alay,dan jaim"gimana gitu. Gue punya 4 orang sahabat dan kami udah sahabatan hampir 5 tahun. Lama ya? Iya sih tapi itu faktanya. Banyak orang nanya gini, "gak bosan apa temanan sama yang itu mulu?" Atau gak disindir gak mau berteman sama yang lain". Bahkan kami dijuluki dengan.' five smart girls'. Dibilang pintar sih gak juga tapi kami berlima selalu menduduki peringkat 1 sampai 5 di kelas. Dan inilah kami.Tidak ada saling cemburu atau sombong atas kepintarannya.Lima serangkai yang selalu sama-sama sejak kelas 5 sd. 
Kami selalu menulis setiap keinginan di sebuah kertas yang kemudian ditempel di dinding pohon. Pohon itu menjadi markas perkumpulan kami. Tempat kami mengerjakan tugas,ngerumpi,bahkan treatment kecantikan. Yah,,,suka duka udah kami lewati bersama di pohon itu. Satu persatu mimpi yang kami tulispun telah terwujud. Hanya ada 1 keinginan besar yang telah kami susun bersama sejak lama. Berharap suatu saat nanti keinginan itu akan terwujud.
All Rights Reserved
Sign up to add Dream Tree to your library and receive updates
or
#209anaksmk
Content Guidelines
You may also like
TIME will TELL {On Going} by bLuE096r
15 parts Ongoing
"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡
You may also like
Slide 1 of 8
TIME will TELL {On Going} cover
Cahaya yang Suram cover
serpihan hati cover
Izinkan Aku Mengisi Hatimu cover
Little Sister [Boboiboy Elemental] cover
ANTARA KITA DAN CERITA  cover
SYAKIRA how are you? cover
Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End) cover

TIME will TELL {On Going}

15 parts Ongoing

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡